Home
Login.
Artikelilmiahs
34751
Update
AHMAD TRI GUNAWAN
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Musik Terhadap Persepsi Motivasi Dalam Bekerja Pada Karyawan Kopkun Swalayan Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Penggunaan musik sebagai pengiring kerja merupakan salah satu cara untuk melindungi tenaga kerja dari kebosanan ketika bekerja dan untuk memberikan rasa gairah serta semangat agar tenaga kerja bisa bekerja dengan lebih baik. Perusahaan memiliki kewajiban untuk menyediakan alat pemutar musik dan memutarkan musik sesuai waktu yang efektif dengan lagu yang ceria Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh musik terhadap motivasi kerja pada karyawan Kopkun Swalayan Purwokerto. Metodologi: Penelitian ini menggunakan uji quasi eksperimen dengan populasi berjumlah 80 karyawan Kopkun Swalayan Purwokerto. Jumlah sampel menggunakan purposive sampling dan kriteria sebanyak 40 responden. Variabel yang diteliti adalah persepsi motivasi dalam bekerja. Penggumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji paired sample T test. Hasil Penelitian: Responden penelitian ini memiliki umur sangat produktif (92,5%), jenis kelamin laki-laki (60,0%), lama kerja 7 jam (67,5), masa kerja lama (52,5%), posisi kerja wiraniaga (57,5%), pendidikan menengah (80,0%). Hasil uji paired sample T test persepsi motivasi dalam bekerja memiliki nilai sig.(2-tailed) sebesar 0,000. Hasil ini menunjukan bahwa nilai sig.(2-tailed)< 0,05 artinya ada perbedaan signifikan antara persepsi motivasi dalam bekerja sebelum diberikan musik dengan persepsi motivasi dalam bekerja setelah diberikan musik. Kesimpulan: Terdapat pengaruh musik terhadap persepsi motivasi dalam bekerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The use of music as a work accompaniment is one way to protect workers from boredom at work and to provide a sense of passion and also to enthusiasm so that workers can work better. Methods: This study used a quasi-experimental test with a population of 80 employees of Kopkun Swalayan Purwokerto. The number of samples used a purposive sampling and the criteria were 40 respondents. The variable studied is perception of motivation in working. The data collection in this study used a questionnaire. The data were analyzed univariately and bivariately by using the paired sample T test. Result: Responden of this study had a very productive age (92,5%), male gander (60,0%), working leght of 7 hours (67,5%), long working period (52,5%), sales position (57,5%), secondary education (80,0%). The result of the paired sample T test of work motivation have a sig.(2-tailed) value of 0,000. These result indicate that the value of sig.(2-tailed) <0,05 means there is a significant different between perception of motivation in working before being given music with perception of motivation in working after being given music. Conclusion: There is the influence of music on perception of motivation in working.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save