Home
Login.
Artikelilmiahs
34672
Update
PURGIANTARI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT) PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI PUSKESMAS KOTA PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Penyakit Tuberkulosis Paru masih menjadi penyakit dengan prevalensi tertinggi di Indonesia. Ketidakpatuhan terhadap pengobatan merupakan salah satu faktor terpenting dalam keberhasilan terapi pengobatan tuberkulosis dan mengakibatkan tingginya angka kegagalan pengobatan tuberkulosis, yang akan meningkatkan risiko kesakitan, dan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis apakah terdapat pengaruh antara tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada pasien tuberkulosis paru. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan menggunakan data secara prospektif. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Instrumen yang digunakan berupa wawancara dengan kuesioner kepada pasien tuberkulosis paru di Puskesmas, kemudian dilakukan skoring, analisis univariat, analisis bivariat menggunakan uji korelasi Spearman untuk mengetahui pengaruh antara tingkat pengetahuan dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis. Hasil Penelitian : Sebanyak 52 responden digunakan dalam penelitian ini. Hasil penelitian tingkat pengetahuan masuk dalam kategori sedang dengan persentase 48,08 %, sedangkan kepatuhan pasien minum OAT masuk dalam kategori baik dengan persentase 86,5 %. Terdapat adanya pengaruh tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum OAT dimana nilai p=0,001 . Kesimpulan : Terdapat pengaruh tingkat pengetahuan terhadap kepatuhan minum OAT. Apabila tingkat pengetahuan semakin tinggi maka kepatuhan pasien minum OAT akan semakin baik
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: : Pulmonary Tuberculosis is still a disease with the highest prevalence in Indonesia. Non-adherence to treatment is one of the most important factors in the success of tuberculosis treatment therapy and results in a high rate of tuberculosis treatment failure, which will increase the risk of illness and death. This study aims to analyze whether there is a relationship between the level of knowledge and adherence to taking anti-tuberculosis drugs in pulmonary tuberculosis patients. Methodology: This study is an observational study using prospective data. Sampling was done by total sampling method. The instrument used in the form of interviews with questionnaires to pulmonary tuberculosis patients at health centers, then scoring, univariate analysis, bivariate analysis using a Spearman rank Correlation test to determine the effect of the level of knowledge with adherence to taking anti-tuberculosis drugs. Results: : A total of 52 respondents were used in this study.The results of the study showed that the level of knowledge was in the moderate category with a percentage of 48.08%, while the patient's adherence to taking OAT was in the good category with a percentage of 86.5%. There is an influence of the level of knowledge on adherence to taking OAT with a value of p=0,001 Conclusion: Adherence is strongly influenced by level of knowledge. If the level of knowledge is higher , the patient's compliance with taking OAT will be better
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save