Home
Login.
Artikelilmiahs
34662
Update
YANA MAULANA
NIM
Judul Artikel
Kajian Motivasi Konsumen Terhadap Pembelian Masakan Padang Di Kota Bandung Menggunakan Metode Means-End Chain
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini meneliti tentang motivasi konsumen dalam mengonsumsi Masakan Padang di Kota Bandung dengan tujuan untuk 1) menganalisis atribut yang melekat pada masakan Padang, konsekuensi yang diakibatkan pembelian masakan Padang, dan nilai personal yang menjadi hasil dari konsekuensi dalam pembelian dan, 2) mengetahui motivasi (atribut, konsekuensi, nilai personal) manakah yang paling dominan dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen masakan Padang di Kota Bandung. Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik Multi Stage Sampling dan penelitian ini dilakukan di Rumah Makan Padang di Kota Bandung dengan memilih 3 Kecamatan paling padat penduduk di Kota Bandung. Pengambilan sampel dilaksanakan pada bulan Februari sampai April 2020. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Means End Chain (MEC) dengan wawancara dalam tiga tahap yaitu wawancara terkait sosiodemografi responden, pengetahuan responden tentang masakan Padang, dan wawancara laddering. Sampel yang diambil berjumlah 66 orang dengan sasaran konsumen yang makan di Rumah Makan Padang di Kota Bandung. Kemudian akan dilakukan analisis konten dari data hasil wawancara laddering, dengan tahapan yaitu 1) pengkodean (konten analisis), 2) pembuatan Hierarchy Value Map (HVM) bersadarkan nilai Abstracness Ratio dan Centrality Index, dan yang terakhir adalah 3) interpretasi HVM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosiodemografi dari responden sebagian besar berjenis kelamin laki-laki dan memiliki dominan usia 20-30 tahun. Jenjang pendidikan terakhir dari responden yaitu tingkat SMA/SMK, pekerjaan responden didominasi oleh karyawan swasta berpenghasilan ≤ Rp. 5.000.000. Anggota keluarga yang dimiliki responden berjumlah 4-6 orang, dan pengeluaran makanan dalam seminggu sebesar ≤ Rp.500.000. Setelah dilakukan konten analisis dari hasil wawancara laddering, juga perhitungan menggunakan software MECanalyst didapatkan hasil akhir yaitu nilai Abstractness ratio (Ar) dan Centrality index (Ci) sebagai bahan utama pembuatan HVM. Pada elemen atribut, didominasi oleh “nafsu makan” dengan nilai (Ci) 0,9. Pada elemen konsekuensi, didominasi oleh “kegiatan sehari-hari” dengan nilai (Ci) yaitu 0,11. Dan terakhir pada elemen nilai, didominasi oleh “kebahagiaan” nilai (Ci) 0,05. Setelah HVM dibuat, maka terlihat sebuah jalur utama yang dimana jalur tersebut menunjukan rata-rata alasan responden mengonsumsi masakan Padang, yaitu “enak” → “nafsu makan” → “bernutrisi” → “menambah energi” → “kegiatan sehari-hari” → “menyehatkan” → “kebahagiaan”. Jalur ini mencerminkan alasan responden dalam mengonsumsi masakan Padang agar mendapatkan tambahan energi sehingga dapat menjalani aktivitas/pekerjaan yang dilakukan sehari-hari dan memunculkan nilai pribadi yaitu kebahagiaan untuk dirinya sendiri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study examines consumer motivation in consuming Padang cuisine in Bandung City with the intention of 1) analyzing the attributes attached to Padang cuisine, the consequences resulting from the purchase of Padang cuisine, and personal values that are the result of the consequences in purchasing and, 2) knowing the motivation (attributes, consequences, personal values) which are the most dominant in influencing consumer purchasing decisions for Padang cuisine in Bandung City. Sampling was carried out using the Multi Stage Sampling technique and this research was conducted at Padang Restaurant in Bandung City by selecting the 3 most densely populated sub-districts in Bandung City. Sampling was carried out from February to April 2020. The method used in this study was Means End Chain (MEC) with interviews in three stages, with interviews in three stages, the first is an interview related to the sociodemography of the respondent, respondent's knowledge about Padang cuisine, and then laddering interviews. The samples taken were 66 people with the target consumers who are eating at the Padang Restaurant in Bandung City. Then the content analysis of the laddering interview data will be carried out, with stages namely 1) coding (content analysis), 2) making Hierarchy Value Map (HVM) based on the Abstracness Ratio and Centrality Index values, and the last is 3) HVM interpretation. The results showed that the sociodemographics of the respondents were mostly male and had a dominant age of 20-29 years. The last education level of the respondents is Senior High School level, the respondent's occupation is dominated by private employees between Rp. 1,100,000 – Rp. 3,000,000. The number of family members owned by the respondent amounted to ≤ 4, and expenses for food in a week is ≤ Rp. 500,000. After doing content analysis from the laddering interview results, also calculations using MECanalyst software, the final results are the Abstractness ratio (Ar) and Centrality index (Ci) values as the main ingredients for making HVM. The attribute element is dominated by the value of "appetite" with a (Ci) value of 0.9. The consequence element is dominated by “daily activities” with a (Ci) value of 0.11. And lastly on the value element, dominated by "happiness" with a (Ci) value of 0.05. After the HVM is made, a main route can be seen which shows the average reasons for respondents to consume Padang cuisine, that is “tasty” → “appetite” → “nutritious” → “add more energy” → “daily activities” → “healthy” → “happiness”. This path showing the respondents' reasons for consuming Padang cuisine in order to get additional energy so that they can carry out daily activities/work and bring out a personal value that is happiness for himself.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save