Home
Login.
Artikelilmiahs
34548
Update
AZIZ MUFLIH GRATAMA
NIM
Judul Artikel
ANALISIS RISIKO BAHAYA K3 DAN POSTUR KERJA DENGAN METODE HIRARC DAN QUICK EXPOSURE CHECK PADA PROSES PEMBUATAN KUSEN DI IKM PENGRAJIN KAYU (Studi Kasus: UD. SIDA KARYA)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kecelakaan kerja terjadi selama pembuatan kusen dan kurang baiknya environment pada area produksi mengharuskan Peneliti Menganalisis risiko bahaya Ergonomi dan K3 pada proses produksi kusen kayu di UD. Sida Karya Purwokerto. Penelitian dilakukan dengan pendekatan Ergonomi untuk Menganalisis risiko bahaya pada postur kerja dari pekerja dengan metode QEC serta dibantu tools NBM dan pendekatan kedua menggunakan pendekatan K3 untuk Identifikasi bahaya, menilai risiko, dan mengendalikan risiko. Hasil yang didapat pada pendekatan ergonomi adalah Setelah dilakukan penilaian postur kerja terhadap 4 stasiun kerja di proses produksi kusen didapatkanlah nilai Exposure level untuk stasiun kerja penghalusan 55%, Stasiun kerja Perangkaian 59%, dan stasiun kerja finishing 56% yang memerlukan penelitian lebih lanjut dan dilakukan perubahan, selanjutnya untuk stasiun kerja pemotongan yaitu sebesar 42% yang memerlukan penelitian lebih lanjut. Hasil yang didapatkan pada pendekatan K3 adalah Dari 14 aktivitas didapatkanlah sebanyak 5 aktivitas yang memiliki risk Rating dari Moderate risk hingga high risk yang diharuskan melakukan pengendalian risiko terhadap 5 aktivitas tersebut. Dimana 5 aktivitas tersebut adalah Menghaluskan kayu dengan mesin Planner dengan nilai risk yaitu Moderate, lalu terdapat aktivitas Menghaluskan pinggiran kayu dengan mesin Surface Planner/Planner siku dengan nilai risk Moderate, selanjutnya terdapat aktivitas Memotong kayu dengan ukuran yang telah disesuaikan dengan nilai risk High, selanjutnya terdapat aktivitas Patenkan rangkaian kusen dengan mesin paku tembak dengan nilai risk Moderate, dan yang terakhir yaitu aktivitas menghaluskan produk kusen dengan mesin amplas gerinda dengan nilai risk Moderate. Maka dari ke 5 aktivitas tersebut perlu dilakukan pengendalian risiko
Abtrak (Bhs. Inggris)
Work accidents that occurred during the manufacture of frames and the unfavorable environment in the production area required the researcher to analyze the risk of Ergonomics and OHS hazards in the wood frame production process at UD. Sida Karya Purwokerto. The study was conducted using an Ergonomics approach to analyze risks in the work posture of workers using the QEC method and assisted by NBM tools and the second approach using the OHS approach to find hazards, assess risks, and control risks. The results obtained in the ergonomics approach are that after the work postures for 4 work stations in the frame production process are obtained, the Exposure Level value for the smoothing work station is 55%, the assembly work station is 59%, and the finishing work station is 56% which requires further research and changes are made. , then to stop cutting that is 42% which requires further research. The results obtained from the OHS approach are that of the 14 activities obtained, 5 activities have a risk rating from moderate to high risk, which are required to carry out risk control for these 5 activities. Where the 5 activities are Smoothing wood with a Planner machine with a risk value of Moderate, then there is an activity Smoothing wood edges with an Elbow Surface Planner/Planner machine with a Moderate risk value, then there is an activity Cutting wood with sizes that have been adjusted to the High risk value, then There is a patent activity for a series of frames with a nail gun with a moderate risk value, and the last activity is the activity of smoothing the frame product with a grinding sandpaper machine with a moderate risk value. So from these 5 activities, risk control needs to be carried out
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save