Home
Login.
Artikelilmiahs
34523
Update
DEWI YUNITA
NIM
Judul Artikel
Optimasi Dosis Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA) pada Tanah Lahan Bekas Tambang Batubara terhadap Tanaman Jagung (Zea mays)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pertambangan batubara di Indonesia umumnya dilakukan dengan sistem tambang terbuka sehingga menyebabkan pertumbuhan tanaman kurang optimal. Salah satu strategi untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan penggunaan Fungi Mikoriza Arbuskula (FMA). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian inokulum FMA terhadap pertumbuhan tanaman jagung dan mengetahui dosis optimum FMA terhadap pertumbuhan tanaman jagung dengan media tanam tanah bekas lahan tambang. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yaitu 4 dosis FMA (0, 100, 150, 200 g) pada medium tanah bekas tambang batubara dengan 3 kali ulangan. Variabel bebas yang digunakan yaitu dosis FMA dan variabel terikat yaitu kemampuan FMA dalam menginfeksi akar. Parameter utama yang diamati yaitu derajat infeksi akar, parameter pendukung yaitu bobot kering tanaman, jumlah daun dan tinggi tanaman jagung. Data dianalisa menggunakan uji Analisis Ragam (ANOVA) dengan standar kesalahan 5% dan dilanjutkan Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis FMA pada tanah lahan bekas tambang batubara memberikan pengaruh terhadap pertumbuhan tanaman jagung umur 42 hari setelah tanam (HST). FMA memberikan pengaruh positif terhadap pertumbuhan tanaman jagung. Dosis 100 g/polybag merupakan dosis efektif meningkatkan pertumbuhan tanaman jagung pada tanah bekas tambang batubara. Dosis 200 g/polybag memberikan hasil terbaik terhadap tinggi tanaman, jumlah daun dan bobot kering tanaman jagung.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Coal mining in Indonesia generally carried out with an open system that has an impact on environmental damage. One strategy to control these problems by using Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF). This study aimed to determine the effect of AMF inoculum on the growth of maize plants and to determine the optimum dose of AMF on maize plant growth using ex-mining soil as a planting medium.This research used an experimental method with a completely randomized design (CRD) with 4 doses of AMF (0, 100, 150, 200 g) by using ex-coal mined soil medium which consisted of three repetition. The independent variable was the dose of AMF and the dependent variable was the ability of AMF to infect roots. The main parameter observed was the degree of root infection, while the supporting parameters were plant dry weight, number of leaves and height of corn plants. Data were analyzed using Variance Analysis (ANOVA) test with a standard error of 5% and tested with Honestly Significant Different (HSD). The results showed that the AMF dose treatment on the ex-coal mined land had an effect on the growth of corn plants at 42 days after planting. AMF has a positive effect on the growth of corn plants. The dose of 100 g/polybag is an effective dose to increase the growth of corn plants on ex-coal mining soil. The dose of 200 g/polybag gave the best results on plant height, number of leaves and dry weight of corn plants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save