Home
Login.
Artikelilmiahs
34490
Update
VICKA NURUL AGUSTINE
NIM
Judul Artikel
PERENCANAAN PEMELIHARAAN MESIN PADA AERA PROCESSING TEMBAKAU DENGAN MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY-CENTERED MAINTENANCE II DAN PENERAPAN 5S (Sudi Kasus: Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (KAREB) merupakan badan usaha bidang jasa yang melakukan pemrosesan tembakau yang memiliki permasalahan berupa kegagalan mesin dan peralatan pada processing tembakau yang dapat mengakibatkan downtime dan delay. Selain itu, pendataan kegagalan kurang detail dan kondisi lingkungan kerja kurang terorganisir. Penelitian ini menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) II yang di dalamnya memuat pengolahan secara Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan perhitungan statistika serta penerapan prinsip 5S. Hasil pengolahan data dengan FMEA menunjukkan mesin/peralatan kritis pada processing tembakau adalah conveyor no.37, pisau feeding dan airlock. Hasil perhitungan statistika pada data uptime conveyor no.37, TTF pisau feeding dan airlock menerapkan pola distribusi Weibull, sedangkan pada data TTR conveyor no.37, pisau feeding dan airlock menerapkan pola distribusi lognormal. Dari perhitungan lebih lanjut, diperoleh interval maintenance pada conveyor no.37 sebesar 210 jam, pisau feeding sebesar 281 jam dan airlock sebesar 368 jam. Guna pencatatan kegagalan yang lebih efektif, diterapkan tagging pada mesin dan untuk meingkatkan efektivitas kerja, langkah dasar yang perlu diterapkan pekerja adalah memiliki kesadaran terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan sekitar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Koperasi Karyawan Redrying Bojonegoro (KAREB) is a service business in processes tobacco that has problems especially related to machine and equipment failures in tobacco processing which can result in downtime and delays. In addition, the lack of detailed data on machine and equipment failures and unorganized working conditions. This study uses the Reliability Centered Maintenance (RCM) II method which includes Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and statistical calculations and also the application of 5S principles. The results of data processing with FMEA show that the critical machines/equipment in tobacco processing are conveyor no.37, knife feeding and airlock. The results of statistical calculations on uptime data of conveyor no.37, TTF data of knife feeding and airlock apply a Weibull distribution, while on TTR data of conveyor no.37, knife feeding and airlock apply a lognormal distribution. Based on further calculations, the maintenance interval on conveyor no.37 is 210 hours, knife feeding is 281 hours and airlock is 368 hours. In order to record failures more effectively, the company could apply tagging to each machine and to increase work effectiveness. The basic steps that workers need to take are to have awareness of themselves and the surrounding environment.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save