Home
Login.
Artikelilmiahs
3449
Update
EDI RUSPANDI
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN SKOR KUALITAS HIDUP BERDASARKAN FREKUENSI BANGKITAN PADA PENDERITA EPILEPSI DI RUMAH SAKIT MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Epilepsi adalah gangguan yang ditandai dengan bangkitan berulang yang berasal dari serebral, dengan episode sensorik, motorik, otonom atau psikiatri dengan atau tanpa kehilangan kesadaran. Kualitas hidup dilaporkan sebagai hal yang menjadi perhatian besar pada penderita epilepsi. Kondisi bangkitan berulang yang terjadi pada penderita epilepsi akan mengakibatkan kerusakan pada otak. Kerusakan otak tersebut dapat mengganggu fungsi fisik, psikis maupun sosial. Hal ini pada akhirnya akan mempengaruhi kualitas hidup. Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan skor kualitas hidup berdasarkan frekuensi bangkitan pada penderita epilepsi di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. Metode : Penelitian ini termasuk penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross sectional dan jumlah sampel sebanyak 75 orang. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner Quality of Life in Epilepsy (QOLIE-31) untuk mengetahui skor kualitas hidup. Analisis bivariat dilakukan dengan menggunakan uji Kruskal-Wallis untuk mengetahui adanya perbedaan skor kualitas hidup berdasarkan frekuensi bangkitan pada penderita epilepsi. Hasil : Rerata skor QOLIE-31 pada kelompok bebas bangkitan sebesar 72,19; pada kelompok bangkitan 1 kali perbulan sebesar 56,69; pada kelompok bangkitan >1 kali perbulan sebesar 34,31 (p = 0,000). Kesimpulan : Terdapat perbedaan skor kualitas hidup yang bermakna berdasarkan frekuensi bangkitan pada penderita epilepsi di Rumah Sakit Margono Soekarjo Purwokerto. ________________________________________________________________ Kata kunci : skor kualitas hidup, frekuensi bangkitan, epilepsi
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Epilepsy is a neural disorder showed by episodes of motoric, sensoric, autonomy or psychiatry recurrent cerebral seizure with or without loss of consciousness. Quality of Life has been reported as a main issue for epilepsy patients. Recurrent seizure would cause cerebral damage, which is able to interfere physical, psychological and social functioning as well. Therefore, it would impact on quality of life score. Objective : The objective of this study was to compare quality of life score based on seizure frequency in epilepsy patients at Margono Soekarjo General Hospital Purwokerto. Method : This was a cross-sectional study with 75 samples. Quality of Life score was measured by Quality Of Life In Epilepsy 31 test (QOLIE-31). Data was analyzed with Kruskal-Wallis test to compare quality of life score base on seizure frequency in epilepsy patients, statistically. Result: Mean score of QOLIE-31 on free-seizure group was 72,19; on once per month seizure group was 56,69; and on more than twice per month seizure group was 34,31 (p = 0,000). Conclusion: There were significant differences among groups on quality of life score based on seizure frequency in epilepsy patients. _______________________________________________________________ Keywords: quality of life score, seizure frequency, epilepsy
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save