Home
Login.
Artikelilmiahs
34444
Update
BEJO HARYANTO
NIM
Judul Artikel
Studi Kontaminasi Elektron Dan Neutron Pesawat Linac Dengan Variasi Tegangan Pemercepat Elektron Menggunakan Metode Monte Carlo.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Telah dilakukan penelitian kontaminasi elektron dan neutron pesawat linac untuk mendapatkan fluks serta laju dosis kontaminan. Kontaminasi elektron berdampak buruk pada jaringan dipermukaan kulit. Apabila diperasikan diatas 7 MV maka dapat menghasilkan partikel neutron yang berdampak buruk pada jaringan yang lebih dalam. Penelitian ini dilakukan pada SSD 100 cm dan medan radiasi 10 x 10 cm. Pada energi 6 MV-25 MV terjadi kontaminasi elektron dan neutron akan tetapi pada energi 6 MV belum terlihat jejak kontaminasi neutron yang terlihat. Rata-rata kontaminasi elektron dan neutron terjadi disekitar flattening filter, kolimator dan ruang antara kolimator dan phantom. Hasil kontaminasi elektron terbesar berada pada kolimator primer yaitu mulai dari 18 % sampai 68 %. Hal ini menunjukan semakin tinggi tegangan yang digunakan semakin besar kontaminasi yang dihasilkan. Total fluks kontaminasi elektron mulai dari 2,92 x 1012 cm2/Source sampai 1,86 x 1014 cm2/Source. Untuk fluks neutron muncul mulai dari energi 15 MV dengan total fluks sebesar 1,82 x 1011 cm2/Source sampai 4,94 x 1011 cm2/Source. Untuk dosis kontaminasi elektron sesuai dengan referensi yang menyatakan bahwa kontaminasi elektron tidak berpengaruh signifikan pada kedalaman 1.5 cm. sedangkan untuk kontaminasi neutron dosis tidak terlihat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
A study has been conducted research to obtain flux and dose of contaminans. Electron exposure is adversely affecting the skin’s fortified tissue. If it’s applied above 8 MV than it can produce neutron particles that impact deeper tissues. The study was conducted on an SSD 100 cm and radiation field 10 x10 cm. Of radiation fields on 6 MV-25 MV energy field has electron and neutron contamination,but 6 MV still not show signs of the neutron contamination. An averages of electron and neutron contamination occurs around flattening filters, a collator and rang between the colimator and the phantom. The largest single contamination of the electrons is in the primary colonizer, which is from 18% to 68 %. It shows the higher the voltage used, the greater the contamination generated. The higher the voltage used the higher the flux produced. Total electron contamination flux from 2.92 by 1012 cm source to 1.86 by 1014 cm/ source. For a neutron flux to start from energy 15 MV with a total flux of 1.82 by 1011 cm/ source to 4.94 x 1011 cm. source. For a dose of electron contamination with reference that states that electron contamination has no significant effect ata depth of 1.5 cm. As for neutron contamination, the dose is not visible.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save