Home
Login.
Artikelilmiahs
34383
Update
LINDA MILENIA NUGRAHENI
NIM
Judul Artikel
LINGKAR LENGAN ATAS, USIA SAAT HAMIL, PENDIDIKAN IBU DAN PENDAPATAN KELUARGA SEBAGAI FAKTOR RESIKO KEJADIAN STUNTING PADA BALITA DI JATILAWANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Kejadian stunting tidak terlepas dari faktor ibu, dimana ibu merupakan pembina utama dan utama dalam meningkatkan status gizi keluarganya. Faktor tersebut meliputi kesehatan ibu (LiLA ibu saat ini, usia saat hamil), pendidikan ibu dan pendapatan keluarga. Tujuan: Mengetahui hubungan lingkar lengan atas (LiLA) ibu, usia ibu saat hamil, pendidikan ibu dan pendapatan keluarga terhadap kejadian stunting pada balita. Metode: Desain penelitian observasional dengan pendekatan case-control. Penelitian dilakukan di Desa Karanglewas dan Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Sampel penelitian ini yaitu balita usia 6-59 bulan dengan status gizi normal (control) dan stunting (kasus) masing-masing sebanyak 50 balita, diambil menggunakan teknik total sampling dengan matching usia dan tempat tinggal. Data diuji statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara LiLA ibu saat ini (p=0,338), usia ibu saat hamil (p=0,640), pendidikan ibu (p=0,839), dan pendapatan keluarga (0,840) terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Karanglewas, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara LiLA ibu saat ini, usia ibu saat hamil, pendidikan ibu, dan pendapatan keluarga terhadap kejadian stunting pada balita di Desa Karanglewas dan Desa Tunjung, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The incidence of stunting is inseparable from maternal factors, where mothers are the main and main coaches in improving the nutritional status of their families. These factors include maternal health (current Lila, age at pregnancy), education, and family income. Purpose: The impact of the mother's upper arm circumference, maternal age during pregnancy, mother's education, and family income on the incidence of stunting in children under the age of five is unknown. Methodology: A case-control strategy was used in this observational study. Karanglewas and Tunjung Village, Jatilawang District, Banyumas Regency was the site of the study. The children in this study were aged 6-59 months, with normal nutritional status (control) and stunting (cases), each of which included 50 children, and were chosen using a complete sampling technique with age and residence matching. The Chi-square test was used to statistically test the data. Results: The findings revealed that in Karanglewas and Tunjung Village, Jatilawang, Banyumas, there was no correlation between the mother's current upper arm circumference (p = 0.338), maternal age during pregnancy (p = 0.640), mother's education (p = 0.839), and family income (0.840) and the incidence of stunting in children under the age of five. Conclusion: In Karanglewas and Tunjung Village, Jatilawang, Banyumas, there is no link between mother's current upper arm circumference, mother's age of pregnancy, mother's education, and family income with the frequency of stunting in toddlers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save