Home
Login.
Artikelilmiahs
34369
Update
LUTHFIE ALIE PRATAMA
NIM
Judul Artikel
KAJIAN KORELASI KALIUM DAN SERAPANNYA TERHADAP HASIL TANAMAN PADI SAWAH DI KECAMATAN JATILAWANG KABUPATEN, BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui agihan K di lahan sawah irigasi Kecamatan Jatilawang, Banyumas. 2) mengetahui pengaruh K pada tanah sawah irigasi terhadap produksi tanaman padi (Oryza sativa L.) di Kecamatan Jatilawang, Banyumas dan 3) mengetahui status unsur hara K di lahan sawah irigasi Kecamatan Jatilawang, Banyumas. Penelitian dilakukan di Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas pada bulan Juni 2021 sampai bulan Agustus 2021. Penelitian dilakukan dengan metode survei semi-detail. Penentuan titik pengamatan berdasarkan Peta Satuan Lahan Homogen (SLH) yang dibuat melalui overlay Peta Penggunaan Lahan, Peta Jenis Tanah, dan Peta Kelas Kelerengan dengan masingmasing peta berskala 1:50.000. Variabel yang diamati yaitu, pH KCl, pH H2O, daya hantar listrik, potensial redoks, dan K-tersedia tanah serta serapan K tanaman. Kandungan K-tersedia tanah K di lokasi penelitian berkisar 0,09-0,24 cmol (+)/kg. Kandungan K-tersedia di titik pengamatan 3, 7 dan 9 bernilai 0,092 cmol (+)/kg 0,091 cmol (+)/kg dan 0,096 cmol (+)/kg dengan status unsur hara K sangat rendah. Sementara di titik lain memiliki status unsur hara K rendah. Serapan K oleh tanaman dari 0,52 mg K/daun sampai 0,90 mg K/daun. K-tersedia tanah berkorelasi signifikan terhadap hasil tanaman padi dengan koefisien korelasi 0,62. Korelasi antara K-tersedia tanah dengan serapan K memiliki keoefisien korelasi 0,58. K-tersedia tanah di lokasi dapat ditingkatkan dari sangat rendah menjadi rendah dan rendah menjadi sedang dengan menambahkan input 3,59 kg/ha sampai 1489,71 kg/ha pupuk phonska, 0,90 kg/ha sampai 372,43 kg/ha pupuk KCl dan 1,08 kg/ha sampai 446,91 kg/ha pupuk K2SO4.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to 1) determine the distribution of K in irrigated rice fields in Jatilawang District, Banyumas. 2) knowing the K corelation towards irrigated paddy fields on the production of rice plants (Oryza sativa L.) in Jatilawang District, Banyumas and 3) knowing the status of K nutrients in irrigated paddy fields Jatilawang, Banyumas. The study was conducted in Jatilawang District, Banyumas Regency from June 2021 to August 2021. The study was conducted using a semi-detailed survey method. Determination of observation points based on Homogeneous Land Unit Map (SLH) which is made by overlaying Land Use Map, Soil Type Map, and Slope Class Map with each map having a scale of 1:50,000. The variables observed were pH KCl, pH H2O, electrical conductivity, redox potential, and Kavailable soil and plant K uptake. The K content of available soil K in the study area ranged from 0,09- 0,24 cmol (+)/kg. The content of K-available at observation points 3, 7 and 9 was 0,092 cmol (+)/kg 0,091 cmol (+)/kg and 0,096 cmol (+)/kg with very low K nutrient status. While at other points it has a low K nutrient status. K uptake by plants from 0,52 mg K/leaf to 0,90 mg K/leaf. K-available soil correlated significantly with rice yields with a correlation coefficient of 0.62. The correlation between K-available soil and K uptake has a correlation coefficient of 0,58. K-available soil at the site can be increased from very low to low and low to moderate by adding inputs of 3,59 kg/ha to 1489,71 kg/ha phonska fertilizer, 0,90 kg/ha to 372,43 kg/ha fertilizer KCl and 1,08 kg/ha to 446,91 kg/ha K2SO4 fertilizer.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save