Home
Login.
Artikelilmiahs
34184
Update
ALIFIA EMA MUMTAZ
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Keterampilan Komunikasi Apoteker di Banyumas Terhadap Kepuasan dan Loyalitas Masyarakat Kecamatan Purwokerto Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perubahan paradignma pelayanan kefarmasian yang semula drug oriented menjadi patient oriented menuntut apoteker untuk terus mengembangkan keterampilanya khususnya dalam berkomunikasi dengan pasien. Indikator yang dapat digunakan untuk mengevaluasi keterampilan komunikasi apoteker adalah kepuasan dan loyalitas masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi apoteker di Banyumas terhadap loyalitas masyarakat Kecamatan Purwokerto Barat secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan sebagai variabel intervening. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental dengan metode cross-sectional. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan jumlah total sampel 109 responden. Data dianalisis secara deskriptif dan analisis menggunakan metode pathway analysis dan uji sobel untuk mengetahui pengaruh keterampilan komunikasi terhadap loyalitas secara langsung maupun tidak langsung melalui kepuasan sebagai variabel intervening. Apoteker di Banyumas dinilai memiliki keterampilan komunikasi cukup baik (63,3%). Mayoritas tingkat kepuasan pasien dan loyalitas masyarakat Purwokerto Barat berada pada kategori sedang (55,2;55,9%). Keterampilan komunikasi apoteker memiliki pengaruh yang signifikan dan positif secara langsung dan tidak langsung terhadap loyalitas yang dimediasi kepuasan sebagai variabel intervening.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pharmaceutical care orientation that has changed from drug oriented to patient oriented requires pharmacists to develop their skills, especially in communicating with patient. Indicators that can be used to evaluate pharmacists communication skills are satisfaction and loyalty. This study aims to determine the influence effect of pharmacists communication skills in Banyumas on community loyalty in West Purwokerto Region directly and indirectly through satisfaction as an intervening variable. This study was a non-experimental study with a cross-sectional method. The sampling technique is purposive sampling with 109 respondent as total sample. Data were analyzed by descriptive and using the pathway analysis method and sobel test to determine the effect of communication skills on loyalty directly or indirectly through satisfaction as intervening variable. The results showed that pharmacists in Banyumas have a quite good communication skills (%=63,3). The satisfaction and loyalty of people in West Purwokerto region have moderate category (%=55,2;55,9). Pharmacists communication skills have a significant and positive influence directly and indirectly on loyalty mediated by satisfaction as an intervening variable.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save