Home
Login.
Artikelilmiahs
34034
Update
MEGA PUTRI MAHARANI
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN TINNITUS PADA PEKERJA BAGIAN PRODUKSI DI HOME INDUSTRY KNALPOT KABUPATEN PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tinnitus merupakan keluhan telinga berdenging yang bersifat akut dan timbul sebelum adanya gangguan pendengaran. Tinnitus dapat menyebabkan ketidaknyamanan, gangguan tidur, kecemasan, stres dan mudah lelah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan keluhan tinnitus pada pekerja bagian produksi di home industry knalpot di Purbalingga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 53 orang pekerja pembuat knalpot. Variabel yang diteliti meliputi usia, masa kerja, kebiasaan merokok, intensitas kebisingan, penggunaan APT dan keluhan tinnitus. Pengambilan data menggunakan kuesioner Tinnitus Handicap Inventory dan pengukuran intensitas kebisingan menggunakan Sound Level Meter (SLM). Analisis data yang dilakukan meliputi analisis univariat dan analisis bivariat. Variabel yang berhubungan dengan keluhan tinnitus pada pekerja di home industry knalpot adalah kebiasaan merokok (p = 0,000), masa kerja (p = 0,021), penggunaan alat pelindung telinga (p = 0,000) dan intensitas kebisingan (p = 0,000). Kebiasaan merokok, penggunaan alat pelindung telinga dan intensitas kebisingan memiliki hubungan yang kuat dengan keluhan tinnitus. Perusahaan disarankan menyediakan earplug untuk pekerja. Pekerja dapat mengurangi kebiasaan merokok kurang dari 10 batang/hari dan membiasakan diri menggunakan earplug dengan baik dan benar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tinnitus is an acute ringing in the ear that occurs before hearing loss. Tinnitus can cause discomfort, sleep disturbances, anxiety, stress and fatigue. This study aims to determine what factors are associated withcomplaints tinnitus in production workers in the home industry muffler in Purbalingga. This research is a quantitative research with analytical observation using aapproach cross sectional. The sample in this study were 53 muffler makers. The variables studied included age, years of service, smoking habits, noise intensity, use of APT and complaints tinnitus. Data were collected using a questionnaire Tinnitus Handicap Inventory and noise intensity measurements using a Sound Level Meter (SLM). Data analysis carried out included univariate analysis and bivariate analysis. Variables related tocomplaints tinnitus among workers in the home industry muffler were smoking habits (p = 0.000), years of service (p = 0.021), use of ear protective equipment (p = 0.000) and noise intensity (p = 0.000). Smoking habits, use of ear protection equipment and noise intensity have a strong relationship withcomplaints tinnitus. Companies are advised to provide earplugs for workers. Workers can reduce smoking habits to less than 10 cigarettes per day and get used to using earplugs properly and correctly.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save