Home
Login.
Artikelilmiahs
33988
Update
YULINA DWI PUSPA RINI
NIM
Judul Artikel
Sensitivitas Aspergillus sp. dan Fusarium sp. Penyebab Penyakit Nekrotik pada Bunga Matahari terhadap Beberapa Fungisida
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bunga matahari (Helianthus annuus) merupakan anggota Familia Asteraceae yang dapat digunakan sebagai tanaman hias, sumber minyak nabati, sumber bahan baku industri kosmetik, serta sumber bunga potong, sehingga banyak yang membudidayakan. Produktivitas budidaya bunga matahari di Indonesia belum maksimal karena adanya organisme pengganggu tanaman (OPT) seperti jamur patogen Aspergillus sp. dan Fusarium sp. yang dapat menyebabkan penyakit nekrotik pada daun bunga matahari. Fungisida dapat mengendalikan jamur patogen untuk mengurangi kerugian yang ditimbulkan pada praktik budidaya. Bahan aktif fungisida yang dapat digunakan untuk mengendalikan Aspergillus sp. dan Fusarium sp. antara lain benomyl, mancozeb, iprodione, carbendazim, dan propiconazole. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat sensitivitas Aspergillus sp. dan Fusarium sp. terhadap lima bahan aktif fungisida yang berbeda, serta untuk mengetahui jenis fungisida yang paling efektif untuk mengendalikan Aspergillus sp. dan Fusarium sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat sensitivitas Aspergillus sp. dan Fusarium sp. berbeda terhadap lima jenis bahan aktif fungisida. Aspergillus sp. sangat sensitif terhadap mancozeb pada fase perkecambahan konidia dengan nilai hambatan sebesar 89,82%, sedangkan Fusarium sp. sangat sensitif terhadap carbendazim pada fase pertumbuhan miselium dengan nilai hambatan sebesar 92,6%. Berdasarkan tingkat sensitivitas pada masing-masing spesies, mancozeb sangat efektif untuk digunakan dalam mengendalikan Aspergillus sp. dan carbendazim sangat efektif untuk digunakan dalam mengendalikan Fusarium sp.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Sunflower (Helianthus annuus) is plant from Family Asteraceae which used as an ornamental plant, source of vegetable oil, source of cosmetic industry, and source of cut flower, so this plant was many cultivated. Productivity of sunflower cultivation in Indonesia has not been maximized due to the presence of plant-disturbing organism such as the pathogenic fungi Aspergillus sp. and Fusarium sp. which causes necrotic disease on sunflower leaves. Fungicides can control this pathogenic fungi to minimize negative effect on cultivation. Active compounds that can be used to control these pathogenic fungi such as benomyl, mancozeb, iprodione, carbendazim, or propiconazole. The aim of the study was to determine sensitivity level of Aspergillus sp. and Fusarium sp. to five different fungicide, also to determine fungicide that very effective to control Aspergillus sp. and Fusarium sp. The results showed that the sensitivity level of two pathogenic fungi to five types of active compounds was different. Aspergillus sp. was very sensitive to mancozeb with 89,82% score percent of inhibition on conidial germination stage, while Fusarium sp. was very sensitive to carbendazim with 92,6% score percent of inhibition on mycelial growth. Based on the sensitivity level on each species, mancozeb was effective to control Aspergillus sp. and carbendazim was effective to control Fusarium sp.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save