Home
Login.
Artikelilmiahs
33685
Update
ENGGAL PURBASARI
NIM
Judul Artikel
Partisipasi Masyarakat dalam Pengalokasian Dana Desa Bidang Pemberdayaan Pelayanan Sosial Dasar Kesehatan di Desa Tegalpingen, Kecamatan Pangadegan, Kabupaten Purbalingga
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dana Desa merupakan dana yang dialokasikan pemerintah untuk desa. Alokasi Dana Desa memiliki berbagai macam tujuan salah satunya untuk menjawab berbagai macam masalah masyarakat, seperti pemerataan pembangunan desa. Pembangunan desa terwujud dalam 2 bentuk yaitu pembangunan fisik dan nonfisik. Pemberdayaan kesehatan merupakan bentuk pembangunan nonfisik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui kesehatan. Bentuk pembangunan salah satunya program pemberdayaan desa. Desa Tegalpingen memiliki berbagai macam masalah kesehatan seperti baduta stunting, masalah sanitasi dan lain sebagainya. Fokus peneltian ini adalah melihat bagaimana partisipasi masyarakat dalam pengalokasian Dana Desa di Desa Tegalpingen Kecamatan Pangadegan, Kabupaten Purbalingga. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif sehingga dapat memperoleh data yang mendalam sesuai dengan tujuan penelitian. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer (wawancara mendalam dan observasi) serta data sekunder (Dokumentasi, literatur, serta data lain yang mendukung penelitian). Sasaran dalam penelitian ini adalah masyarakat Desa Tegalpingen, Kecamatan Pangadegan, Kabupaten Purbalingga. Berdasarkan hasil penelitian ini, masyarakat Desa Tegalpingen memiliki tingkat partisipasi yang baik dalam kegiatan pembangunan, khususnya program pemberdayaan kesehatan. Partisipasi masyarakat Desa Tegalpingen ditunjukan melalui keikutsertaan dalam musyawarah pengalokasian Dana Desa dan berbagai kegiatan pemberdayaan kesehatan. Tingginya Partisipasi masyarakat Desa Tegalpingen terhadap kegiatan pembangunan, tidak dapat menjadi tolak ukur untuk menjamin keberhasilan pembangunan Desa Tegalpingen. Proses pembangunan serta pengalokasian Dana Desa di Desa Tegalpingen tidak terlepas dari berbagai hambatan dan kendala. Kegagalan pembangunan di Desa Tegalpingen salah satunya dipengaruhi oleh kurangnya fasilitas yang mendukung program pelayanan kesehatan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Village funds are funds allocated by the government to the village. Village Fund Allocation has various purposes, one of which is to answer various community problems, such as equitable village development. Village development is realized in 2 forms, namely physical and nonphysical development. Health empowerment is a form of nonphysical development that aims to improve the quality of human resources through health. One form of development is the village empowerment program. Tegalpingen village has various kinds of health problems such as baduta stunting, sanitation problems and so on. The focus of this investigation is to see how the community participates in the allocation of Village Funds in Tegalpingen Village pangadegan subdistrict, Purbalingga Regency. This research uses descriptive qualitative methods so as to obtain in-depth data in accordance with the purpose of the research. The data sources used in this study are primary data (in-depth interviews and observations) as well as secondary data (documentation, literature, and other data that support the research). The target in this study is the people of Tegalpingen Village, Pangadegan Subdistrict, Purbalingga Regency. Based on the results of this study, the people of Tegalpingen Village have a good level of participation in development activities, especially health empowerment programs. The participation of the Tegalpingen Village community is shown through participation in the deliberation of allocation of village funds and various health empowerment activities. The high participation of the Tegalpingen Village community towards development activities, cannot be a benchmark to guarantee the success of Tegalpingen Village development. The process of development and allocation of village funds in Tegalpingen Village cannot be separated from various obstacles. Development failures in Tegalpingen Villge are one of them influenced by the lack of facilities that support health care programs.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save