Home
Login.
Artikelilmiahs
33477
Update
ARSA NUR FEBIA A
NIM
Judul Artikel
PERILAKU RUMAH TANGGA DALAM AKTIVITAS BUANG SAMPAH Di SEPANJANG BANTARAN SUNGAI LUKULO KELURAHAN PANJER KECAMATAN kEBUMEN KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
LatarBelakang: Sampah menggunung di bantaran Sungai Lukulo Kelurahan Panjer Kecamatan Kebumen selain mengganggu pemandangan, timbulan sampah juga menyebabkan bau tidak sedap. Perilaku rumah tangga membuang sampah sembarangan di bantaran sungai sudah menjadi kebiasaan yang berlangsung lama, sehingga perlu dilakukan penelitian mengapa hal tersebut masih saja berlangsung untuk dapat merumuskan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan yang tepat dan efektif oleh dinas terkait. Metodologi: Rancangan penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan wawancara mendalam kepada 5 subyek penelitian dan hasil wawancara di cross chek dengan cara triangulasi sumber yang dilakukan kepada1 informan tokoh masyarakat, 1 informan sanitarian puskesmas dan 1 petugas Dinas Lingkungan Hidup. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. HasilPenelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan ibu rumah tangga membuang sampah ke bantaran sungai sudah cukup baik dan sikap ibu rumah tangga tentang membuang sampah ke bantaran sungai kurang baik. Fasilitas pengelolaan sampah pada ibu rumah tangga belum memadai dan kurangnya peran serta petugas dalam meyediakan fasilitas tersebut. Kesimpulan: perilaku ibu rumah tangga dalam membuang sampah ke bantaran sungai dikatakan kurang baik, karna sikap ibu rumah tangga yang masih membuang sampah ke bantaran sungai, yang dikarenakan kurangnya fasilitas lingkungan yang mendukung. Tidak adanya sarana tempat pembuangan sampah sementara dan tidak adanya petugas yang mengambil sampah rutin menjadi pemicu utama ibu rumah tangga masih melakukan aktivitas buang sampah di bantaran sungai.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Garbage is used in the lukulo river in Panjer Sub-district of Kebumen sub-district in addition to disturbing the scenery, the onset of garbage also causes an unpleasant smell. The behavior of households to dispose of waste indiscriminately in the river bank has become a long-standing habit, so research needs to be done as to why it is still ongoing in order to formulate appropriate and effective prevention and countermeasures measures by the relevant agencies. Methodology: The design of this study is qualitatively descriptive with purposive sampling techniques. Data collection with in-depth interviews to 5 research subjects and the results of interviews in cross chek by triangulating sources conducted to one informant of public figures, 1 informant sanitarian puskesmas and 1 Officer of the Environmental Office. Data analyse includes data reduction, data presentation, conclusion drawing and verification. The results: The results showed that the knowledge of housewives dumping garbage into the river bank is good enough and housewives' attitude about dumping garbage into river banks is not good enough. The facilities of waste management in housewives are inadequate and the lack of participation of officers in the facility.Conclusion: the behavior of housewives throwing garbage into the river bank is said to be not good because the attitude of housewives is still throwing garbage into the river bank and lack of facilities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save