Home
Login.
Artikelilmiahs
33388
Update
HARITS NURFAIZI
NIM
Judul Artikel
The Dialect Translation Strategies in Kathryn Stockett’s Novel The Help
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fitur dialek AAVE dan strategi penerjemahan yang berfokus pada penerjemahan dialek di dalam novel The Help karya Kathryn Stockett. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori fitur dari AAVE oleh Green (2002) dan teori strategi penerjemahan dialek oleh Berezowski (1997). Metode deskriptif kualitatif dan pengumpulan data secara purposif digunakan untuk menjawab rumusan masalah yang bertujuan untuk; 1) menemukan fitur gramatikal dan leksikal dalam AAVE, 2) menemukan strategi yang digunakan untuk menerjemahkan fitur tersebut. Menurut hasil penelitian, ditemukan 119 ungkapan yang mengandung dialek dalam novel. Dari 119 ungkapan tersebut, terdapat 194 fitur AAVE yang terdiri dari 10 jenis fitur gramatikal yaitu absence of auxiliary verb 41(21.31%), unmarked third person singular verb 39 (20.10%), inversion of object and auxiliary verb in question 36 (18.56%), the use of ain’t 17 (8.76%), absence of copula 16 (8.25%), multiple negation 13 (6.70%), subject verb non agreement 3 (1.55%), unmarked possession 3 (1.55%), completive done 3 (1.55), dan existential dem 2 (1.03%); serta 2 jenis fitur leksikal, the use of slang 16 (8.25%) dan verbal marker be 5 (2.58%). The absence of auxiliary verb menjadi fitur yang paling sering digunakan sebagai efek dari kebiasaan tokoh utama yang secara langsung menggabungkan subjek dengan verb-ing atau participle. Di sisi lain, existential dem jarang digunakan sehubungan dengan jarangnya muncul kata benda jamak dalam novel. Terdapat 3 jenis strategi penerjemahan dialek yaitu Neutralization 191 (98.45%), rural lexicalization 2 (1.03%) dan partial translation 1 (0.52%). Setelah melakukan pengamatan, neutralization menjadi stategi yang paling sering digunakan untuk menerjemahkan dialek dalam novel The Help. Penggunaan neutralization secara masif menyebabkan terjadinya peralihan kelas sosial penutur dialek African Amerikan dari rendah menjadi netral. Disisi lain, partial translation hanya ditemukan satu kali sebagai efek dari tidak adanya padanan kata yang sesuai dalam bahasa sasaran. Selain itu, lexicalization ditemukan sebanyak dua kali dalam bentuk rural lexicalization. Singkatnya, penggunaan strategi penerjemahan dialek dalam novel diperlukan karena dialek memiliki peran khusus untuk menunjukkan latar belakang sosial, latar belakang grafologis, dan kondisi sosial penuturnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aims to analyze the features of African American Vernacular English (AAVE) and the translation strategies which focus on translating the dialect according to the features in The Help novel by Kathryn Stockett. The theories used in conducting this research are AAVE features theory by Lisa. J Green (2002) and dialect translation strategies theory by Leszek Berezowski (1997). Descriptive qualitative methods and purposive sampling data collection are used to answer research questions that aim to; 1) find out the grammatical and lexical features in AAVE, 2) find out the strategies used to translate the features. According to the research analysis, there are found 119 dialectic utterances in the novel. Of these 119 utterances, there are 194 features of AAVE consisting of 10 types of grammatical features, namely absence of auxiliary verb 41 (21.31%), unmarked third person singular verb 39 (20.10%), inversion of object and auxiliary verb in question 36 (18.56%) ), the use of ain't 17 (8.76%), absence of copula 16 (8.25%), multiple negation 13 (6.70%), subject verb non agreement 3 (1.55%), unmarked possession 3 (1.55%), completive done 3 (1.55), and existential dem 2 (1.03%); and 2 types of lexical features, the use of slang 16 (8.25%) and verbal marker be 5 (2.58%). After making observations, neutralization became the strategy most often used to translate dialects in the novel The Help. The massive use of neutralization causes a shift in the social class of African American dialect speakers from low to neutral. On the other hand, partial translation was only found once as an effect of the absence of an equivalent text in the target language. Moreover, lexicalization is found twice in the form of rural laxicalization. In short, the use of dialect translation strategies in novels is needed because dialects have a special role to show the social background, graphological background, and social conditions of the speakers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save