Home
Login.
Artikelilmiahs
33351
Update
MUHAMMAD RIFKY NOVANDANI PERMANA
NIM
Judul Artikel
PENGARUH DOSIS DAN MACAM PUPUK N TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH ENTISOL PADA LAHAN TANAMAN PADI DI DESA JETIS, NUSAWUNGU, CILACAP.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pupuk nitrogen merupakan unsur hara esensial yang sangat penting untuk pertumbuhan dan produksi tanaman padi. Kelemahan unsur hara nitrogen yaitu mudahnya mengalami penguapan ataupun hilang lewat pelindian. Pupuk lepas lambat merupakan pupuk yang dapat melepaskan unsur hara seperti nitrogen secara bertahap sehingga meminimalisir terjadinya kehilangan nitrogen. Tujuan dari pelaksanaan penelitian ini adalah 1) mengetahui pengaruh pemberian N terhadap pertumbuhan tanaman padi, 2) mengetahui pengaruh pemberian N terhadap sifat kimia tanah entisol, dan 3) mengetahui interaksi antara macam pupuk nitrogen dengan dosis pupuk terhadap sifat kimia tanah dan pertumbuhan tanaman padi. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan 2 faktor perlakuan dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah macam pupuk (P) dan faktor kedua adalah dosis pupuk (N). Masing-masing faktor terdiri dari P1 = Pupuk Urea, P2 = Pupuk NZEO-SR Plus Coating 1%, P3 = Pupuk NZEO-SR Plus Coating 3%, N0 = Dosis N 0 kg/ha, N1 = Dosis N 100 kg/ha, dan N2 = Dosis N 200 kg/ha. Variabel yang diamati dalam penelitian ini antara lain pH H2O, pH KCl, daya hantar listrik, potensial redoks, kapasitas tukar kation, C-organik, N-tersedia, P-tersedia, K-tersedia, Si-tersedia, tinggi tanaman, dan jumlah anakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NZEO-SR Plus mampu meningkatkan jumlah anakan dengan pupuk terbaik yaitu (NZEO-SR Plus Coating 3%) dan dosis terbaik yaitu 200 kg/ha. Sedangkang pada tinggi tanaman pupuk terbaik yaitu Urea dan dosis terbaik yaitu 200 kg/ha. Pupuk NZEO-SR Plus juga dapat meningkatkan daya hantar listrik, potensial redoks, kapasitas tukar kation, dan N-tersedia dengan pupuk terbaik yaitu (NZEO-SR Plus Coating 1%, sedangkan pupuk NZEO-Sr Plus 3 % dapat meningkatkan P-tersedia, K-tersedia, dan Si-tersedia. Terdapat interaski antara macam dan dosis NZEO-SR Plus terhadap variable C-organik, tinggi tanaman, dan jumlah anakan dengan kombinasi macam dan dosis terbaik adalah P2N2 (NZEO-SR Plus Coating 1% dan dosis 200 kg/ha) pada C-organik, P3N2 (NZEO-SR Plus Coating 3% dan dosis 200 kg/ha) pada tinggi tanaman, dan P3N1 (NZEO-SR Plus Coating 3% dan dosis 100 kg/ha) pada jumlah anakan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nitrogen fertilizer is an essential nutrient that is very important for the growth and production of rice plants. The weakness of nitrogen is that it is easy to evaporate or be lost through leaching. Slow-release fertilizer is a fertilizer that can release nutrients such as nitrogen gradually so as to minimize nitrogen loss. The objectives of this research were 1) to determine the effect of NZEO-SR Plus on rice plant growth, 2) to determine the effect of NZEO-SR Plus application on the chemical properties of the entisol soil, and 3) to determine the interaction between nitrogen fertilizer and fertilizer dosage. on soil chemical properties and rice plant growth. This study used a Completely Randomized Block Design (RAKL) with 2 treatment factors and 3 replications. The first factor is the type of fertilizer (P) and the second factor is the dose of fertilizer (N). Each factor consists of P1 = Urea fertilizer, P2 = NZEO-SR fertilizer Plus Coating 1%, P3 = NZEO-SR fertilizer Plus Coating 3%, N0 = N dose 0 kg/ha, N1 = N dose 100 kg/ha , and N2 = N dose 200 kg/ha. The variables observed in this study were pH H2O, pH KCl, electrical conductivity, redox potential, cation exchange capacity, organic C, N-available, P-available, K-available, Si-available, plant height, and the number of tillers. The results showed that the application of NZEO-SR Plus fertilizer was able to increase the number of tillers with the best fertilizer (NZEO-SR Plus Coating 3%) and the best dose of 200 kg/ha. Meanwhile, the best fertilizer plant height was Urea and the best dose was 200 kg/ha. NZEO-SR Plus fertilizer can also increase electrical conductivity, redox potential, cation exchange capacity, and available N with the best fertilizer (NZEO-SR Plus Coating 1%, while NZEO-Sr Plus 3% fertilizer can increase available P, K-available, and Si-available. There was an interaction between the type and dose of NZEO-SR Plus on the organic C-variable, plant height, and number of tillers with the best combination of type and dose was P2N2 (NZEO-SR Plus Coating 1% and dose 200 kg/ha) on C-organic, P3N2 (NZEO-SR Plus Coating 3% and dose 200 kg/ha) on plant height, and P3N1 (NZEO-SR Plus Coating 3% and dose 100 kg/ha) on number of tillers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save