Home
Login.
Artikelilmiahs
33340
Update
BURHAN YAHYA
NIM
Judul Artikel
PEMIKIRAN MUHAMMAD SA’ID RAMADHAN AL-BUTHI TENTANG JIHAD DAN RELEVANSINYA TERHADAP DISKURSUS PEMIKIRAN POLITIK ISLAM DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Artikel hasil penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pemikiran Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi tentang jihad dan relevansinya terhadap diskursus pemikiran politik Islam di Indonesia. Dengan menggunakan metode kualitatif dan pendekatan hermeneutika Hans Georg Gadamer dalam bingkai perspektif filsafat politik dan paradigma konstruktivisme, penelitian ini mengungkapkan, bahwa dalam pemikiran al-Buthi tentang jihad sebagaimana yang tercantum dalam karyanya yang berjudul al-Jihad fi al-Islam, terdapat enam poin penting, antara lain ayat jihad telah turun sebelum Nabi Muhammad Saw. hijrah ke Madinah, dakwah Islam merupakan kunci dan dasar dari jihad, jihad dilakukan untuk menjaga dan mempertahankan masyarakat Islam dan negara Islam, harus ada perintah dari pemimpin yang sah, haram untuk keluar dari kepemimpinan yang sah, dan harus memperhatikan tahapan dan syarat yang harus dipatuhi sebelum melaksanakan jihad. Tentu pemikiran al-Buthi tentang jihad terbentuk dari pengaruh kondisi sosial politik yang mengiringinya, demikian pula dengan diskursus pemikiran politik Islam di Indonesia. Maraknya aksi teror yang terjadi di Indonesia sebagian besar berasal dan dilakukan oleh kelompok Islam radikal yang menggunakan jihad sebagai legitimasi gerakan-gerakannya, sehingga tema jihad kemudian lebih mendominasi diskursus pemikiran politik Islam di Indonesia dibandingkan tema-tema yang lain. Dalam konteks Indonesia yang mayoritas penduduknya menganut aliran Islam moderat, pemikiran-pemikiran al-Buthi, khususnya tentang jihad kemudian menjadi sangat relevan bagi diskursus pemikiran politik Islam di Indonesia, tentu hal tersebut seiring dengan aliran Islam moderat yang juga diyakini oleh al-Buthi dan pengaruh pemikirannya melalui jaringan murid-muridnya yang ada di Indonesia.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research article aims to explain Muhammad Sa’id Ramadhan al-Buthi’s thoughts on jihad andits relevance to the discourse of Islamic political thought in Indonesia. By using qualitative methods and Hans Georg Gadamer’s hermeneutical approach within the framework of a political philosophy perspective and contructivism paradigm, this study reveal that in al-Buthi's thought about jihad as stated in his work entitled al-Jihad fi al-Islam, there are six important points, including the verse of jihad that was revealed before the Prophet Muhammad. moving to Medina, Islamic da'wah is the key and the basis of jihad, jihad is carried out to maintain and defend Islamic society and an Islamic state, there must be orders from a legitimate leader, it is forbidden to leave the legitimate leadership, and must pay attention to the stages and conditions that must be obeyed before carrying out jihad. Of course, al-Buthi's thoughts on jihad were formed from the influence of the accompanying socio-political conditions, as well as the discourse of Islamic political thought in Indonesia. The rise of terror acts that occur in Indonesia mostly originate and are carried out by radical Islamic groups who use jihad as the legitimacy of their movements, so that the theme of jihad then dominates the discourse of Islamic political thought in Indonesia compared to other themes. In the context of Indonesia, where the majority of the population adheres to the moderate Islamic sect, al-Buthi's thoughts, especially about jihad, then become very relevant for the discourse of Islamic political thought in Indonesia, of course this is in line with the moderate Islamic school which is also believed by al-Buthi and his influence his thoughts through his students in Indonesia.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save