Home
Login.
Artikelilmiahs
33262
Update
RETA DEWI LISTIOWATI
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Variasi Perekat dan Ukuran Serbuk Terhadap Kualitas Biobriket Campuran Tempurung Kelapa dan Sekam Padi
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Biobriket merupaka bahan bakar alternatif yang berwujud padat dan berasal dari limbah atau sisa-sisa bahan organik yang telah mengalami proses pemampatan dengan tekanan tertentu. Biobriket ini merupakan biobriket campuran tempurung kelapa dan sekam padi dengan variasi perekat serta variasi ukuran serbuk. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar perekat tepung tapioka yang optimal dalam proses pembuatan biobriket dari tempurung kalapa dan sekam padi, mengetahui pengaruh ukuran serbuk terhadap kualitas biobriket yang dihasilkan dan mengetahui kombinasi terbaik antara kadar perekat dan ukuran serbuk untuk menghasilkan biobriket. Pembuatan biobriket menggunakan 30, 40 dan 50% perekat dengan ukuran serbuk sebesar 20, 40, 60 mesh. Metode rancangan percobaan dilakukan dengan Rancangan Acak Lengkap atau RAL dengan 2 faktor yaitu variasi perekat dan variasi ukuran serbuk. Analisis data dilakukan dengan uji ANOVA dan dilanjut dengan DMRT. Hasil yang didapat yaitu, variasi perekat memberikan pengaruh tidak nyata laju pembakaran, sedangkan ukuran serbuk memberikan pengaruh tidak nyata terhadap kadar air. Kadar Air yang didapat sekitar (3,2-6%) sudah memenuhi SNI, sedangkan kerapatan yang tidak memenuhi SNI yaitu biobriket dengan ukuran serbuk 20 mesh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Biobriquette is an alternative fuel that is solid and comes from waste or the remnants of organic matter that has undergone a compression process with a certain pressure. This biobriquette is a mixture of coconut shell and rice husk biobriquettes with various adhesives and powder size variations. The purpose of this study was to determine the optimal adhesive content of tapioca flour in the process of making biobriquettes from coconut shells and rice husks, to determine the effect of powder size on the quality of the resulting biobriquettes and to determine the best combination of adhesive content and powder size to produce biobriquettes. Making biobriquettes using 30, 40 and 50% adhesive with powder sizes of 20, 40, 60 mesh. The experimental design method was carried out by Completely Randomized Design or RAL with 2 factors, namely variations in adhesives and variations in powder sizes. Data analysis was performed by ANOVA test and continued with DMRT. The results obtained are, the adhesive variation has no significant effect on the burning rate, while the powder size has no significant effect on the moisture content. The moisture content obtained is around (3.2-6%) which meets SNI, while the density that does not meet SNI is biobriquette with a powder size of 20 mesh.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save