Home
Login.
Artikelilmiahs
33236
Update
MUHAMMAD RIFQI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMANGKASAN PUCUK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TIGA VARIETAS KEDELAI (Glycine max L. Merill)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini menggunakan pendekatan peningkatan produksi kedelai dengan memperbanyak jumlah cabang melalui pemangkasan pucuk dengan variasi waktu yang dicobakan pada beberapa varietas dengan sifat jumlah cabang yang berbeda. Penelitian bertujuan: 1. Mengetahui pengaruh waktu pemangkasan pucuk terbaik terhadap pertumbuhan dan hasil kedelai dan saat terbaik pemangkasan. 2. Mengetahui pertumbuhan dan hasil tiga varietas kedelai dengan tipe pertumbuhan cabang yang berbeda. 3. Mengetahui pengaruh interaksi waktu pemangkasan pucuk dan varietas kedelai terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian telah dilaksanakan di lahan sawah Desa Rempoah, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian dimulai bulan Mei sampai Agustus 2020. Percobaan faktorial (4x3) dengan 2 faktor perlakuan disusun dalam rancangan lingkungan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL). Faktor pertama yaitu waktu pemangkasan meliputi: tanpa pemangkasan (kontrol), pemangkasan pucuk umur 2, 3, dan 4 minggu setelah tanam. Faktor kedua yaitu varietas kedelai meliputi: varietas dengan jumlah cabang sedikit (Detap 1), sedang (Devon 1), banyak (Grobogan). Hasil penelitian menunjukan bahwa waktu pemangkasan berpengaruh pada variabel tinggi tanaman, bobot biji ber tanaman, bobot biji per petak dan bobot kering tanaman. Perlakuan varietas tanaman kedelai berpengaruh pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah cabang, jumlah buku, jumlah buku produktif, jumlah polong per tanaman, bobot 100 biji, bobot biji per petak dan bobot kering tanaman. Muncul interksi antara perlakuan waktu pemangkasan dengan varietas tanaman pada variabel tinggi tanaman dan bobot kering tanaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study used an approach to increase soybean production by increasing the number of branches through shoot pruning with variations in time, which was tried on several varieties with different characteristics of the number of branches. The aims of the study were: 1. To determine the effect of the best shoot pruning time on soybean growth and yield and the best pruning time. 2. Knowing the growth and yield of three soybean varieties with different types of branch growth. 3. Knowing the interaction effect of shoot pruning time and soybean varieties on plant growth and yield. The research has been carried out in the rice fields of Rempoah Village, Baturraden District, Banyumas Regency, Central Java. The study started from May to August 2020. The factorial experiment (4x3) with 2 treatment factors was arranged in a Completely Randomized Block Design (RAKL) environmental design. The first factor was pruning time including: no pruning (control), pruning of shoots at 2, 3, and 4 weeks after planting. The second factor is soybean varieties including: varieties with few branches (Detap 1), medium (Devon 1), and many (Grobogan). The results showed that pruning time had an effect on plant height, seed weight, seed weight per plot and plant dry weight. The treatment of soybean varieties affected the variables of plant height, number of leaves, number of branches, number of books, number of productive books, number of pods per plant, weight of 100 seeds, weight of seeds per plot and dry weight of plants. There was an interaction between pruning time and plant varieties on plant height and plant dry weight variables.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save