Home
Login.
Artikelilmiahs
33183
Update
FITRIS SUNIARTI
NIM
Judul Artikel
Analisis Perubahan Kebijakan Imigrasi dan Suaka di Prancis Pada Pemerintahan Emmanuel Macron Tahun 2017 – 2020
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Krisis imigran memang sudah berhasil dilewati akan tetapi bukan berarti permasalahan imigrasi dan suaka sudah selesai. Sejak Macron menjadi presiden, kebijakan imigrasi dan suaka dibuat menjadi lebih ketat dengan dua kali perubahan. Padahal Macron adalah salah satu presiden yang pada awalnya setuju dengan kebijakan imigrasi terbuka. Untuk mengetahui alasan Macron mengubah pandangan terhadap isu imigrasi, penulis menggunakan teori sistem politik dengan metode kualitatif deskriptif. Selain itu, penulis juga memasukkan peran Generation Identity dan National Rally sebagai kelompok dan partai sayap kanan yang menolak terhadap keberadaan imigran. Semakin masifnya kedua pihak tersebut telah membuat Macron mengubah kebijakan imigrasi dan suaka karena akan berdampak terhadap suara untuknya pada saat pemilihan presiden tahun 2022.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The immigrant crisis has indeed been passed, but the immigration and asylum issues are not over. Since Macron became president, immigration and asylum policies have been made stricter with two changes. Whereas Macron was one of the presidents who initially agreed with an open immigration policy. To find out why Macron changed his view on immigration issues, the author uses political systems theory with a qualitative descriptive method. In addition, the author also includes the role of Generation Identity and National Rally as right-wing groups and parties that against the existence of immigrants. The more massive of the right group, specifically the National Rally, have made Macro take back control immigration and asylum policy more strict because it will have an impact on the vote for him during the 2022 presidential election
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save