Home
Login.
Artikelilmiahs
33106
Update
MUHAMMAD FAIQ FADHLLUROHMAN
NIM
Judul Artikel
GROWTH AND POLYPHENOLS CONTENT OF KALE IN GROWING MEDIA WITH HUMIC ACID ADDITION
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kale (Brassica oleracea) mengandung beberapa nilai gizi seperti: vitamin C, pro vitamin A (karotenoid), dan beberapa senyawa milik polifenol adalah flavonoid yang bermanfaat bagi konsumennya untuk pertumbuhan dan kesehatan tubuh. Polifenol adalah molekul bioaktif yang memainkan peran penting dalam respon tanaman terhadap iradiasi ultraviolet, dan suhu tinggi. Flavonoid terdiri dari kelompok polifenol yang paling banyak dipelajari. Kelompok ini memiliki struktur dasar umum yang terdiri dari dua cincin aromatik terikat bersama oleh tiga atom karbon yang membentuk heterocycle beroksigen. Untuk mendukung pertumbuhan dan meningkatkan produktivitasnya, budidaya Kale seharusnya dilakukan di media tanam yang baik. Penambahan subtances organik seperti asam humat dalam media tanam telah terbukti meningkatkan pertumbuhan tanaman dan meningkatkan produktivitas di beberapa tanaman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengaruh asam humat pada pertumbuhan varietas tanaman dan kandungan polifenol dan untuk menentukan konsentrasi terbaik asam humat dalam meningkatkan pertumbuhan dan kandungan polifenol. Metode penelitian saat ini dilakukan secara eksperimental desain yang benar-benar acak dalam metode plot split. Plot utama adalah varietas tanaman dalam 2 tingkat: V1: Kale Nero toscana (Brassica oleracea var. palmifolia), V2: Kale siberian dwarf (Brassica oleracea Var. Sabellica). sedangkan sub plot adalah konsentrasi HA dalam 4 tingkat yaitu 0 g.kg-1, 4 g. kg-1, 8 g. kg-1, dan 12 g. kg-1 dari media tanam, Parameter yang digunakan dalam penelitian ini adalah berat segar dan kering. Data ini diperoleh dengan menimbang akar dan tunas; panjang akar, kandungan klorofil, dan kandungan polifenol dalam kale. Data kandungan polifenol diperoleh dengan mengekstraksi bahan tanaman mengikuti metode maserasi kemudian dihitung menggunakan Folin ciochalteau spectrophotometric. Data pertumbuhan tanaman dan kandungan polifenol yang diperoleh dianalisis menggunakan (F test) dengan tingkat deviasi standar 5% dan 1%. Hasil analisis varians yang memiliki perbedaan signifikan, diikuti oleh tes perbedaan yang paling tidak signifikan (LSD). Dan untuk hasilnya adalah pengobatan asam humat meningkatkan pertumbuhan dan kandungan polifenol Kale Nero (Baoleracea var. Palmifolia) dan kale kerdil Siberia (B. oleracea Var. Sabellica).
Abtrak (Bhs. Inggris)
Kale (Brassica oleracea) contains some nutritional values like: vitamin C, pro vitamin A (carotenoids), and some compound belong to polyphenol are flavonoids that benefit to its consumer for the growth and health of the body. Polyphenols are bioactive molecules which play an essential role in plants response to ultraviolet irradiation, and high temperature. Flavonoids comprise the most studied group of polyphenols. This group has a common basic structure consisting of two aromatic rings bound together by three carbon atoms that form an oxygenated heterocycle. In order to support growth and increase it’s productivity, cultivation of Kale supposed to be done in good planting media. The addition of organic subtances like humic acid in planting media has proven to increase plant growth and increase productivity in several plants. The objectives of this research were to know the influence of the influence of humic acid on the growth of plant varieties and polyphenol content and to determine the best concentration of humic acid in increasing growth and polyphenol content. The current research method was carried out experimentally a completely randomize design in a split plot method. The main plot was plant’s varieties in 2 levels: V1: Kale Nero toscana (Brassica oleracea var. palmifolia), V2: Siberian dwarf Kale (Brassica oleracea Var. Sabellica). while the sub plot was the HA concentrations in 4 levels i.e 0 g.kg-1, 4 g.kg-1, 8 g.kg-1, and 12 g.kg-1 of planting medium, The parameters used in this study are fresh and dry weight. These data were obtained by weighing the roots and shoots; root’s length, chlorophyll content, and polyphenol content in kale. The data of polyphenol content was obtained by extracting the plant material following a maceration method then calculated using the Folin ciochalteau spectrophotometric. The data of plant’s growth and polyphenol content obtained was analyzed using (F test) with standard deviation rate of 5% and 1%. The results of the analysis of variance which has a significant different, followed by the least significant difference test (LSD). And for the result is the treatment of humic acid increase the growth and polyphenol content of Kale Nero (B. oleracea var. Palmifolia) and Siberian dwarf kale (B. oleracea Var. Sabellica).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save