Home
Login.
Artikelilmiahs
33061
Update
GITA PRILIATAMA
NIM
Judul Artikel
Analisis Sistem Persampahan di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kebijakan pengelolaan sampah berbasis masyarakat adalah pengelolaan yang dilakukan dari sumbernya yaitu masyarakat secara mandiri. Sejak 2 Januari 2019 atau setelah diterbitkannya surat edaran Bupati Banyumas, pengelolaan sampah menjadi urusan masyarakat penghasil sampah dimana pengelolaan sampah ada pada sumber sampah berbasis masyarakat secara mandiri mulai dari pemilahan, pemanfaatan sampah dan memusnahkan sampahnya di lokasi. Melibatkan pihak ketiga sebagai pengelola melalui KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat). Dalam pelaksanaannya residu yang dibuang ke TPA cenderung masih tinggi, karena belum berfokus pada pengelolaan terhadap sampah itu sendiri. Masih berfokus pada peningkatan kesadaran masyarakat akan sampahnya dan program Salinmas yang mempermudah pendistribusian sampah dari individu ke KSM melalui aplikasi online. Tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui dan menjelaskan alternatif terbaik dalam pengelolaan sampah di Kabupaten Banyumas dalam bentuk rekomendasi kebijakan. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Banyumas, khususnya wilayah perkotaan dan Dinas Lingkungan Hidup. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sasaran penelitian ini adalah TPS 3R, TPST dan PDU di Kota Purwokerto serta masyarakat Kabupaten Banyumas dan Pemerintah Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas. Pemilihan Informan menggunakan purposive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah analisis data secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari empat alternatif yang telah dikaji dan diteliti melalui informan, alternatif terbaik dalam pengelolaan sampah yang bisa diterapkan di Kabupaten Banyumas adalah pengelolaan sampah menjadi bahan bangunan. Berdasarkan perhitungan menggunakan analisis biaya-manfaat atau CBR (Cost Benefit Ratio). Maka, dengan adanya pilihan alternatif tersebut dapat memberikan saran berupa rekomendasi khususnya bagi Pemerintah Dinas Lingkungan Hidup yang nantinya bisa dikembangkan lebih jauh supaya menghasilkan suatu alternatif yang maksimal dalam pelaksanaannya. Kata Kunci: Kebijakan, Pengelolaan Sampah, Alternatif Terbaik
Abtrak (Bhs. Inggris)
Community-based waste management policies are policies that are implemented directly from the source the community. Waste management has become the business of the waste-producing community from January 2, 2019, or after the issuing of the Banyumas Regent's circular letter, where waste management is at community-based waste sources independently starting from sorting, utilizing waste, and decomposition. Using KSM to enlist the help of a third party as a manager (Non-Governmental Organizations). In practice, because it has not concentrated on waste management, the amount of residue that is disposed of to the landfill is typically high. Still focused on raising public awareness about garbage and the Salinmas initiative, which allows individuals to send waste to KSM via an internet application. The goal of this study is to determine and describe the optimal waste management option in the Banyumas Regency in the form of policy suggestions. The study took place in Banyumas Regency, particularly in urban areas and the Department of the Environment. This research employs a qualitative approach. TPS 3R, TPST, and PDU in Purwokerto City, as well as the people, are the subjects of this study. Purposive sampling was used to select informants. Interactive data analysis was employed as the analytical method. The findings revealed that, of the four choices reviewed and researched through informants, the management of waste into building materials is the best waste management option that can be implemented in Banyumas Regency. Based on cost-benefit analysis (CBR) calculations (Cost Benefit Ratio). So, with these alternative possibilities, it can provide ideas in the form of recommendations, particularly for the Government of the Environmental Service, which can then be developed further to produce an optimally implemented alternative. Keyword: Policy, Waste Management, and the Best Alternative
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save