Home
Login.
Artikelilmiahs
33019
Update
CANDRA SEPTYAWAN
NIM
Judul Artikel
FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFISIENSI USAHATANI BENGKUANG DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN PETANI BENGKUANG DESA LINGGASARI KECAMATAN KEMBARAN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pertanian di Indonesia terbagi dalam beberapa subsektor, yaitu tanaman pangan, holtikultura, perkebunan, peternakan, perikanan dan kehutanan. Salah satu sub sektor yang cukup potensial untuk dikembangkan di Indonesia adalah komoditas hortikultura, karena nilai jual tanaman hortikultura cukup tinggi dan permintaan pasar yang terus meningkat. Salah satu jenis tanaman hortikultura yang banyak dibudidayakan adalah bengkuang. Tanaman ini banyak dibudidayakan oleh penduduk Indonesia terutama di Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor – faktor yang mempengaruhi efisiensi usahatani bengkuang dan tingkat kesejahteraan petani bengkuang di desa Linggasari Kecamatan Kembaran Kabupaten Banyumas. Responden dalam penelitian ini yaitu 46 petani bengkuang dan Jenis penelitian dalam skripsi ini adalah survei dengan metode kuantitatif. Berdasarkan hasil analisis rata-rata keuntungan yang diperoleh petani di Desa Linggasari menunjukkan bahwa usaha tani bengkoang sudah dalam kategori efisien. Keuntungan yang diperoleh secara umum petani bengkoang di Desa Linggasari sebesar Rp6.092.417 dengan rata – rata luas lahan sebesar 235 ubin. Secara umum hasil perbandingan rata-rata pendapatan petani bengkoang selama satu musim tanam masih lebih kecil dari kebutuhan hidup layak, yang artinya petani bengkoang di Desa Linggasari termasuk belum sejahtera. Selain itu faktor – faktor yang diteliti terdiri dari 3 variabel bebas, dua variabel yaitu luas lahan dan pengalaman memberikan dampak positif terhadap efisiensi usaha tani bengkoang di Desa Linggasari, sementara variabel pendidikan tidak memberikan pengaruh signifikan. Implikasi dari penelitian ini adalah untuk meminimalisir kerugian yang mungkin akan dialami oleh petani, akan tetapi ada beberapa faktor yang dapat ditambahkan atau dikurangi supaya para petani dapat meningkatkan kuantitas dan kualitas hasil panen bengkoang, serta memberikan kepastian harga di saat harga bengkoang turun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Agriculture in Indonesia is divided into several sub-sectors, namely food crops, horticulture, plantations, livestock, fisheries and forestry. One of the sub-sectors with potential to be developed in Indonesia is horticultural commodities, because the selling value of horticultural crops is quite high and market demand continues to increase. One type of horticultural plant that is widely cultivated is jicama. This plant is widely cultivated by the Indonesian population, especially in Central Java. This study aims to analyze the factors that affect the efficiency of jicama farming and the level of welfare of jicama farmers in Linggasari Village, Kembaran District, Banyumas Regency. Respondents in this study were 46 jicama farmers and the type of research in this thesis is a survey with quantitative methods. Based on the results of the analysis of the average profit obtained by farmers in Linggasari Village, it shows that the jicama farming business is in the efficient category. In general, the profit obtained by jicama farmers in Linggasari Village is 6,092,417 IDR with an average land area of 235 tiles. In general, the results of the comparison of the average income of jicama farmers during one growing season are still less than the need for a decent life, which means that jicama farmers in Linggasari Village are not yet prosperous. In addition, the factors studied consist of 3 independent variables, two variables, namely land area and experience, have a positive impact on the efficiency of jicama farming in Linggasari Village, while the education variable has no significant effect. The implication of this research is to minimize losses that may be experienced by farmers, but there are several factors that can be added or reduced so that farmers can increase the quantity and quality of the jicama harvest, and provide price certainty when the price of jicama falls.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save