Home
Login.
Artikelilmiahs
32864
Update
MAYA NUR AZIZAH
NIM
Judul Artikel
LITERATURE REVIEW ANALISIS EFISIENSI PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT DI INDONESIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Persebaran pelayanan kesehatan di Indonesia saat ini terlihat tumbuh secara tidak maksimal sebab pemerintah belum memberikan kualitas pelayanan kesehatannya secara merata. Sehingga pasien berpindah ke rumah sakit luar negeri yang jauh lebih baik kualitas pelayanan kesehatannya. Oleh karena itu, rumah sakit di Indonesia melakukan evaluasi dan perbaikan manajemen rumah sakitnya dengan baik dari tahun sebelumnya. Peneliti melakukan analisis efisiensi di rumah sakit di Indonesia berdasarkan penelitian terdahulu dengan menggunakan metode literature review yang diharapkan dapat mendeskripsikan variabel yang diteliti secara lebih luas dengan tujuan untuk mengukur efisiensi dan inefisiensi serta faktor penyebab dari efisiensi dan inefisiensi di rumah sakit di Indonesia. Metodologi : Penelitian literature review ini menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA), artikel yang dikumpulkan dengan mengakses jurnal elektronik yaitu Science Direct, Google Scholar, dan Pubmed. Penelitian menggunakan kata kunci dan dipilih berdasarkan kesesuaian kriteria inklusi dan ekslusi database, PRISMA checklist, dan critical appraisal yang disajikan dengan PRISMA flow. Kriteria artikel yang digunakan dalam terbit jurnalnya tahun 2016-2020. Hasil Penelitian : Hasil pencarian menggunakan literature review, didapatkan 6 artikel terdiri dari variabel efisiensi dan inefisiensi. Variabel efisiensi yaitu Rawat Inap (IRNA) sedangkan variabel inefisiensi yaitu Biaya Operasional, Tempat Tidur dan Sumber Daya Manusia (SDM). Faktor penyabab efisiensi dari rawat inap yaitu karena rumah sakit melakukan manajemen rumah sakit dengan mengestimasi perhitungan hari rawat pasien, faktor penyebab inefisiensi dari biaya operasional yaitu karena terjadi keterlambatan pembayaran klaim BPJS, untuk tempat tidur karena terjadi nilai BOR nya dibawah garis efisiensi dan untuk sumber daya manusia pada tenaga kesehatan terjadi ketidakmerataan dalam pembagian tugasnya dan tenaga kesehatan mengalami beban kerja yang tidak sesuai dengan tugasnya sehingga variabel tersebut lebih cenderung ke inefisiensi rumah sakit. Kesimpulan : Pelayanan kesehatan di rumah sakit terdiri dari efisiensi dan inefisiensi, dalam efisiensi terdiri dari instalasi Rawat Inap (IRNA) sedangkan inefisiensi terdiri dari Biaya Operasional, Tempat Tidur, dan Sumber Daya Manusia (SDM). Pada penelitian ditemukan 6 artikel yang terdiri dari 3 artikel efisiensi dan 3 artikel inefisiensi, untuk rekomendasi rumah sakityang inefisiensi yaitu melakukan kerja sama dan saling koordinasi dengan pihak yang bersangkutan supaya kebutuhan fasilitas, sarana prasarana dan tenaga kesehatan sesuai dengan kebutuhan rumah sakitnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : The distribution of health services in Indonesia is currently seen not growing optimally because the government has not provided the quality of health services evenly. As a result, patients move to foreign hospitals with much better quality health services. Therefore, hospitals in Indonesia evaluate and improve their hospital management well from the previous year. The study conducted an efficiency analysis in hospitals in Indonesia and this study aims to measure the efficiency and inefficiency as well as the causes of efficiency and inefficiency in hospitals in Indonesia. Methods : This literatur review research uses the Data Envelopment Analysis (DEA) method, articles collected by accessing electronic journals, namely Science Direct, Google Scholar, and Pubmed. The study used keywords and was selected based on the suitability of the inclusion and exclusion criteria for the database, PRISMA checklist, and critical appraisal presented with PRISMA flow. Criteria for articles used in the journal published in 2016-2020. Results : The search results using a literature review, obtained 6 articles consisting of efficiency and inefficiency variables. The efficiency variable is Hospitalization (IRNA) while the inefficiency variable is Operational Cost, Bed and Human Resources (HR). The factor that causesthe efficiency of hospitalization is because the hospital does hospital management by estimating the calculation of patient days, the factor causing the inefficiency of operational costs is due to delays in payment of BPJS claims, for beds because the BOR value is below the efficiency line and for resources In human health workers there is inequality in the division of tasks and health workers experience workloads that are not in accordance with their duties so that these variables tend to be hospital inefficiency. Conclusion : Health services in hospitals consist of efficiency and inefficiency, in efficiency consists of Inpatient installations (IRNA) while inefficiency consists of Operational Costs, Beds, and Human Resources (HR). The research found 6 articles consisting of 3 articles of efficiency and 3 articles of inefficiency, for recommendations for inefficiency hospitals, namely cooperatingand coordinating with the parties concerned so that the needs of facilities, infrastructure and healthworkers are in accordance with the needs of the hospital.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save