Home
Login.
Artikelilmiahs
32721
Update
WINDA LESTARI
NIM
Judul Artikel
Penerapan Dalihan Na Tolu dalam Perkawinan Adat Batak toba (Studi Kasus pada Masyarakat Batak toba di purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul Penerapan Dalihan Na Tolu dalam Perkawinan Adat Batak Toba (Studi Kasus Pada Masyarakat Batak Toba di Purwokerto). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penerapan Dalihan Na Tolu dalam hukum perkawinan adat Batak Toba di Purwokerto, mengetahui strategi yang dilakukan oleh masyarakat Batak Toba di Purwokerto untuk tetap melestarikan hukum perkawinannya, dan mengetahui hubungan Dalihan Na Tolu dan perkawinan di Indonesia. Metode pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Penelitian ini berlokasi di Kecamatan Purwokerto Barat. Teknik pengumpulan yang digunakan adalah wawancara mendalam, observasi atau pengamatan, dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan adalah analisis interaktif yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validasi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Dapat dilihat dari penelitian yang saya lakukan bahwa mereka orang-orang Batak yang ada di Purwokerto dapat dengan cepat melakukan penyesuaian dengan lingkungan barunya. Mereka sangat menghormati adat istiadat dan keyakinan masyarakat Jawa yang sebagian besar sangat berbeda dengan adat yang mereka miliki terutama pada adat perkawinan. Kepercayaan akan Dalihan Na Tolu tetap diterapkan meski mereka berada di lingkungan lain. Adanya Dalihan Na Tolu di Purwokerto dianggap sebagai pedoman hidup mereka yang akan selalu ada meski tidak di tanah kelahirannya. Suku Batak Toba sangat mengutamakan kekompakan dan solidaritas sesama anggotanya. Jika ada orang Batak yang menikah dengan suku Jawa maka Dalihan Na Tolu akan tetap dilakukan. Setelah itu ada proses upacara pemberian marga kepada perempuan yang berasal dari suku Jawa tersebut yang dilakukan oleh paman dari pihak laki-laki. Upacara ini harus dihadiri oleh semua anggota keluarga. Selesainya upacara tersebut maka sahlah pihak perempuan menjadi bagian dari suku Batak dan dapat mengambil peran dalam pelaksanaan acara adat Batak. Kata Kunci: Perkawinan, Batak, Dalihan Na Tolu
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled The Application of Dalihan Na Tolu in Toba Batak Traditional Marriage (A Case Study of the Toba Batak Society in Purwokerto). The purpose of this study was to determine the application of Dalihan Na Tolu in the customary marriage law of the Batak Toba in Purwokerto, to find out the strategies adopted by the Batak Toba people in Purwokerto, to keep their marriage law valid, and to determine the relationship between Dalihan Na Tolu and marriage in Indonesia. The approach method used is descriptive qualitative. This research is located in West Purwokerto District. The collection techniques used are interview, observation and documentation. The data analysis used is interactive analysis consisting of data collection, data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The validation used in this study uses data triangulation techniques. It can be seen from my research that the Batak people in Purwokerto can quickly adjust to their new environment. They really respect the customs and beliefs of the Javanese people, most of which are very different from their customs. The belief in Dalihan Na Tolu is still applied even though they are in another environment. The existence of Dalihan Na Tolu in Purwokerto is considered as a way of life for them who will always be there even if they are not in their homeland. The Toba Batak people prioritize the cohesiveness and solidarity of their fellow members. If there are Batak people who marry Javanese, Dalihan Na Tolu will still be carried out. After that there is a process of offering clan to the woman who comes from the Javanese tribe which is carried out by the male uncle. This ceremony must be attended by all family members. After the ceremony is complete, it is legal for women to be part of the Batak tribe and can take part in the implementation of Batak traditional events. Keywords: Marriage, Batak, Dalihan Na Tolu
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save