Home
Login.
Artikelilmiahs
32653
Update
AULIA RIFDA SHOLAEFA
NIM
Judul Artikel
Analisis Kebutuhan Modal Pada Usaha Ternak Sapi Potong di Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan dari penelitian tersebut yakni: a) mengetahui besarnya kebutuhan modal investasi dan modal kerja pada usaha ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas; b) mengetahui modal yang paling dibutuhkan dalam usaha ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas; c) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya modal investasi dan modal kerja pada usaha ternak sapi potong di Kabupaten Banyumas. Metode pengambilan sampel wilayah pada penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yaitu memilih 3 kecamatan yang terdiri dari Kecamatan Sumbang, Kecamatan Kalibagor, dan Kecamatan Kembaran yang memiliki populasi sapi potong terbanyak di Kabupaten Banyumas. Pengambilan sampel peternak menggunakan Accidental sampling dan didapatkan 58 responden. Variabel yang diamati yaitu variabel dependent yang meliputi modal investasi dan modal kerja, variabel independent meliputi penerimaan, umur peternak, pendidikan peternak, jumlah ternak, pekerjaan utama peternak dan pola pemeliharaan. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis regresi berganda R square, uji F dan uji t. Hasil analisis menunjukkan bahwa: 1) modal investasi yang dibutuhkan oleh peternak sapi potong per usaha sebesar Rp 12.481.466 dan modal untuk operasional rata-rata sebesar Rp 43.325.264 per tahun; 2) modal yang paling dibutuhkan bagi peternak adalah modal untuk pembelian pakan, pembelian ternak sapi dan modal untuk pembuatan bangunan kandang; 3) faktor yang berpengaruh terhadap modal investasi adalah Jumlah ternak dan pekerjaan utama peternak. Faktor yang berpengaruh terhadap modal kerja adalah penerimaan, umur peternak dan pendidikan peternak.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research is: a) determine the amount of investment and working capital needs in beef cattle business in Banyumas Regency; b) knowing the most needed capital in beef cattle business in Banyumas Regency; c) analyze the factors that influence the amount of investment capital and working capital in beef cattle business in Banyumas Regency. The regional sampling method in this study used a purposive sampling method, namely selecting 3 sub-districts consisting of Sumbang District, Kalibagor District, and Kembaran District which had the largest beef cattle population in Banyumas Regency. Sampling of farmers using accidental sampling and obtained 58 respondents. The variables observed are the dependent variable which includes investment capital and working capital, the independent variable includes income, breeder age, farmer education, number of livestock, main occupation of breeder and maintenance pattern. The analytical method used is descriptive analysis, R square multiple regression analysis, F test and t test.The results of the analysis show that: 1) the investment capital required by beef cattle farmers per business is Rp. 12,481,466 and the capital for operations is an average of Rp. 43,325,264 per year; 2) the most needed capital for breeders is capital for purchasing feed, purchasing cattle and capital for building cages; 3) the factors that influence the investment capital are the number of livestock and the main occupation of the breeder. Factors that affect working capital are income, breeder age and farmer education.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save