Home
Login.
Artikelilmiahs
32643
Update
KAKA RIZQI FAUZI
NIM
Judul Artikel
Partisipasi Masyarakat Kalipagu Dalam Upaya Pengembangan Destinasi Wisata Curug Jenggala, Desa Ketenger, Kabupaten Banyumas.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengelolaan destinasi wisata hadir sebagai dimensi yang bersifat multifungsi di tengah masyarakat, baik dari segi sosial, budaya, maupun ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan persepsi wisata yang ideal, bentuk partisipasi dan strategi yang digunakan dalam proses pengelolaan wisata Curug Jenggala yang dilakukan oleh Masyarakat Kalipagu. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan teknik penentuan dilakukan dengan purposive sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa persepsi masyarakat Kalipagu mengenai destinasi wisata ideal yakni wisata yang menerapkan aspek keseimbangan, memberikan manfaat, baik bagi manusia maupun lingkungan, dikenal oleh banyak pihak, serta ditunjang oleh berbagai sarana dan prasarana yang memadai. Bentuk partisipasi masyarakat Kalipagu adalah partisipasi horizontal, memberikan sumbangsih berupa ide, tenaga, materi dan keahlian. Mereka mempunyai prakarsa dalam semua agenda, seperti tahap perencanaan, pelaksanaan pengembangan dan penataan area wisata, hingga evaluasi. Dalam kurun waktu 2016-2019 semua agenda tersebut ditopang oleh swadaya murni Masyarakat Kalipagu, hal ini menjadi bentuk partisipasi yang fundamental dalam jalannya pengelolaan dan pengembangan wisata Curug Jenggala. Bentuk strategi pengelolaan wisata dengan menjalin relasi seluas mungkin, penguatan internal pengelola, inovasi atraksi, penataan area wisata, selain itu publikasi dan promosi melalui sosial media serta penerapan nilai-nilai kearifan lokal sebagai strategi pengembangan wisata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Management of tourist destinations is present as a multifunctional dimension in society, both in terms of social, cultural, and economic. This study aims to identify and describe the perception of ideal tourism, forms of participation and strategies used in the management process of Curug Jenggala tourism carried out by the people of Kalipagu. The method used is a qualitative method and the determination technique is done by purposive sampling. The results showed that the perception of the Kalipagu community regarding the ideal tourist destination, namely tourism that applies aspects of balance, provides benefits, both for humans and the environment, is known by many parties, and is supported by various adequate facilities and infrastructure. The form of participation of the Kalipagu community is horizontal participation which provides contributions in the form of ideas, energy, materials and expertise. They have initiatives in all agendas, such as the planning stage, implementing the development and arrangement of tourist areas, to evaluation. In the 2016-2019 period, all of these agendas were supported by pure self-help the Kalipagu community, this became a fundamental form of participation in the management and development of Jenggala Waterfall tourism. Form a tourism management strategy by establishing the widest possible relationship, strengthening internal managers, innovation attractions, structuring tourist areas, in addition to publication and promotion through social media and the application of local wisdom values as a tourism development strategy.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save