Home
Login.
Artikelilmiahs
32585
Update
TRI RAHAYU APRIYANI
NIM
Judul Artikel
Optimasi Konsentrasi Glukosa dan Waktu Inkubasi Terhadap Bobot β-Glukan Jamur Schizophyllum commune
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi antara konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi terhadap pertumbuhan jamur S. commune dan bobot β-glukan juga untuk mengetahui konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang terbaik untuk pertumbuhan jamur S. commune dan produksi β-glukan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental rancangan acak lengkap pola faktorial (RAL Faktorial) dengan dua faktor yang dilakukan dalam tiga kali pengulangan. Perlakuan yang diberikan meliputi variasi konsentrasi glukosa (G) dengan tiga taraf yaitu 10 g/L (G1), 20 g/L (G2), dan 30 g/L (G3), dan variasi waktu inkubasi (W) dengan tiga taraf yaitu waktu inkubasi 20 hari (I1), waktu inkubasi 25 hari (I2), dan waktu inkubasi 30 hari (I3). Variabel yang digunakan dalam penelitian ini adalah variabel bebas dan terikat. Variabel bebas yaitu konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi, sedangkan variabel terikat yaitu pertumbuhan miselium jamur dan produksi β-glukan. Parameter utama yang diamati adalah bobot β-glukan. Parameter pendukungnya adalah bobot biomasa kering dan pH akhir medium. Analisis data dilakukan dengan Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat ketelitian 95%, dilanjutkan dengan uji Duncan (Ducan Multiple Range Test). Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi berpengaruh terhadap pertumbuhan dan produksi β-glukan jamur S. commune. Konsentrasi glukosa 30 g/L dan waktu inkubasi 25 hari merupakan konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang optimum terhadap pertumbuhan jamur S. commune, serta konsentrasi glukosa 30 g/L dan waktu inkubasi 25 hari merupakan konsentrasi glukosa dan waktu inkubasi yang optimum terhadap produksi β- glukan jamur S. commune.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The main purpose of this study was to determine the effect of the interaction between glucose concentration and incubation time on the growth of fungi S. commune and also the weight of β-glucan was used to determine the best glucose concentration and incubation time for the growth of fungi S. commune and β-glucan production. The research was conducted by experimental method of completely randomized factorial design (CRD factorial) with two factors carried out in three repetitions. The treatments provided included variations in glucose concentration (G) with three levels, namely 10 g/L (G1), 20 g/L (G2), and 30 g/L (G3), and variations in incubation time (W) with three levels, namely incubation time of 20 days (I1). , incubation time of 25 days (I2), and incubation time of 30 days (I3). Variables which used in this research independent and dependent variables. The independent variables were glucose concentration and incubation time, while the dependent variables were fungal mycelium growth and β-glucan production. The main parameter observed was β-glucan weight. The supporting parameters were dry biomass weight and the final pH medium. Data analysis was performed by Analysis of Variance (ANOVA) at 95% accuracy levels, followed by Duncan's test (Ducan Multiple Range Test). The results showed that glucose concentration and incubation time were significantly affected to the growth and production of β-glucan fungus S. commune. Glucose concentration of 30 g/L and incubation time of 25 days was the optimum glucose concentration and incubation time for the growth of S. commune fungus, and also glucose concentration of 30 g/L and incubation time of 25 days was the optimum glucose concentration and incubation time for β-glucan production of S. commune.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save