Home
Login.
Artikelilmiahs
32507
Update
AMELIA NURMA HIDAYAH
NIM
Judul Artikel
PREVALENSI DAN INTENSITAS TUNGAU PARASIT PADA KUCING PELIHARAAN (Felis catus) YANG DIPERIKSAKAN DI BEBERAPA KLINIK HEWAN DI PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kucing (Felis catus) merupakan hewan peliharaan yang sangat digemari oleh sebagian besar masyarakat. Pemeliharaan yang buruk dapat membuat kucing terinfestasi oleh berbagai parasit, salah satunya yaitu tungau parasit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi dan intensitas tungau parasit pada kucing peliharaan di beberapa klinik hewan di Purwokerto. Penelitian ini dilakukan dengan metode cross sectional menggunakan teknik random sampling pada tiga klinik hewan di Kota Purwokerto. Identifikasi tungau parasit dianalisis secara deskriptif, data tungau yang ditemukan kemudian dianalisis menggunakan rumus prevalensi dan intensitas. Angka prevalensi dan intensitas yang didapat kemudian dibandingkan dengan tabel kategori prevalensi dan intensitas. Hasil penelitian melaporkan prevalensi total tungau parasit yaitu sebesar 85% yang termasuk ke dalam kategori prevalensi biasanya yang menginfikasikan infestasi sedang, dengan intensitas total tungau parasit sebesar 196,7 yang termasuk ke dalam kategori intensitas yang sangat parah. Spesies tungau parasit yang ditemukan diantaranya Otodectes cynotis, Notoedres cati dan Lynxacarus radovskyi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cats (Felis catus) are pets that are very popular with most people. Poor maintenance can make cats infested by various parasites, one of which is parasitic mites. This study aimed to determine the prevalence and intensity of parasitic mites in domestic cats at several veterinary clinics in Purwokerto. This research was conducted by cross sectional method using random sampling technique at three veterinary clinics in Purwokerto City. The identification of parasitic mites was analyzed descriptively, the data on the mites found were then analyzed using the prevalence and intensity formulas. The prevalence and intensity figures obtained were then compared with the prevalence and intensity category tables. The results of the study reported that the total prevalence of parasitic mites was 85%, which was included in the category of prevalence usually with moderate infestation, with a total intensity of parasitic mites of 196.7 which included in the category of very severe intensity. Species of parasitic mites found include Otodectes cynotis, Notoedres cati and Lynxacarus radovskyi.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save