Home
Login.
Artikelilmiahs
32504
Update
REGINA MEGA KAROMAH
NIM
Judul Artikel
STRUKTUR KOMUNITAS PERIFITON DI RAWA KAWUNGANTEN CILACAP
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Rawa Kawunganten merupakan perairan tergenang dengan keadaan jenuh air sepanjang tahun. Kualitas air dapat dianalisis menggunakan perifiton sebagai agen bioindikator. Mikroalga ini bersifat menetap dan melekat pada suatu substrat sehingga dapat menentukan kualitas air dalam suatu badan perairan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi, kelimpahan dan keragaman perifiton di Rawa Kawunganten Cilacap dan mengetahui perifiton yang mendominansi di Rawa Kawunganten. Penelitian ini menggunakan metode survey pada 3 stasiun, meliputi Bringkeng, Grugu dan Babakan. Pengambilan sampel dilakukan dari bulan April-Juli 2020, dengan interval waktu 1 bulan sekali. Variabel pengamatan pada penelitian ini yang diamati berupa struktur komunitas (komposisi, kelimpahan, kenaekaragaman dan dominansi) perifiton. Parameter utama berupa jumlah jenis dan jumlah individu perifiton. Komposisi perifiton di Rawa Bringkeng terdapat 43 spesies dari 8 divisi, meliputi Bacillariophyta, Chlorophyta, Cyanophyta, Chrysophyta, Phyrophyta, Euglenophyta, Platyhelmintes dan Nematoda. Rawa Grugu teridiri atas 31 spesies dan Babakan terdiri dari 35 spesies dengan 7 divisi yang sama, meliputi Bacillariophyta, Chlorophyta, Cyanophyta, Phyrophyta, Euglenophyta, Platyhelmintes dan Nematoda. Kelimpahan perifiton pada 3 stasiun secara berturut-turut 167,92 ind/cm2, 213,33 ind/cm2 dan 234,75 ind/cm2. Perairan di Rawa Kawunganten masih termasuk kedalam kategori sedang. Berdasarkan data indeks dominansi yang rendah pada 3 stasiun di Rawa Kawunganten menunjukan tidak adanya spesies perifiton yang mendominansi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The Kawunganten swamp is flooded waters with a saturated state of water troughout the year. Water quality can be analyzed using periphyton as a bioindicator agent. This microalgae is permanent and attached to a substrate so it can determine the quality in a body of water. This study aims to determine the compotition, abundance and diversity of periphyton in Rawa Kawunganten Cilacap and determine the predominance of periphyton in Rawa Kawunganten. This study uses a survey method at 3 stasions, including Bringkeng, Grugu and Babakan. Sampling was carried out from April to July 2020, with an interval of 1 month. The observed variables in this study were the community structure (compotition, abundance, diversity and dominance) of periphyton. The main parameters are the number of species and teh number of individual periphyton. The compotition of periphyton in Rawa Bringkeng contained43 species from 8 divisions, including Bacillariophyta, Chlorophyta, Cyanophyta, Chrysophyta, Phyrophyta, Euglenophyta, Platyhelmintes and Nematoda. Swamp Grugu consist 31 spescies and Babakan cnsist of 35 species with 7 equal divisons, including Bacillariophyta, Chlorophyta, Cyanophyta, Phyrophyta, Euglenophyta, Platyhelmintes and Nematoda. The abudance of periphyton at 3 stasions was 167,92 ind/cm2, 213,33 ind/cm2 and 234,75 ind/cm2 resperectively. The waters in Rawa Kawunganten are still in the medium category. Based on the low dominance index at 3 stasions in Rawa Kawunganten, it shows at there is no periphyton species that dominates.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save