Home
Login.
Artikelilmiahs
32304
Update
TEGAR KUSUMA
NIM
Judul Artikel
KEANEKARAGAMAN TUMBUHAN DAN MAKANAN MONYET EKOR PANJANG (Macaca fascicularis) DI PERBUKITAN KEBASEN KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Keanekaragaman tumbuhan merupakan tumbuh-tumbuhan yang terdiri atas beberapa spesies tumbuhan yang hidup bersama-sama pada suatu tempat. Keberadaan tumbuhan berfungsi sebagai tempat bernaung saat hujan, tempat berlindung dari pemangsa, dan sebagai sumber makanan bagi primata. Monyet ekor panjang ditemukan di perbukitan Kecamatan Kebasen Kabupaten Banyumas yang merupakan habitat alami dan menjadi sumber makanan. Keberadaan tumbuhan sebagai pakan monyet ekor panjang yang belum diketahui spesiesnya perlu diteliti lebih lanjut untuk menambah informasi tentang spesies tumbuhan yang dimakan monyet ekor panjang. Penelitian ini dilakukan dengan metode survei dengan teknik sampling secara transek. Hasil penelitian diketahui bahwa spesies tumbuhan yang tumbuh di Perbukitan Kebasen sebanyak 52 spesies tumbuhan dari 37 familia dengan total individu sebanyak 310 individu. Indeks Keanekaragaman (H’) tumbuhan yang diperoleh pada tingkat pohon sebesar 2,52 atau keanekaragaman spesies sedang, tingkat pancang sebesar 1,79 atau keanekaragaman spesies sedang, dan tingkat semai sebesar 2,66 atau keanekaragaman spesies sedang. Tumbuhan yang dimanfaatkan monyet ekor panjang sebagai makanan di Perbukitan Kebasen sebanyak 15 spesies dari 12 familia. Tumbuhan tersebut meliputi sirsak (Annona muricata), pulai (Alstonia scholaris), pinang (Areca catechu), berenuk (Crescentia cujete), ketapang (Terminalia catappa), keruing (Dipterocarpus verrucosus), ajan kelicung (Dyospyros macrophylla), angsana (Pterocarpus indicus), saga (Adenanthera pavonina), melinjo (Gnetum gnemon), waru (Hibiscus tiliaceus), ilat-ilatan (Ficus callosa), beringin (Ficus benjamina), keming (Ficus microcarpa), dan kelat jambu (Syzygium grande). Bagian-bagian yang dimakan meliputi daun, daun muda, dan buah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Plant diversity is plants that consist of several species of plants that live together in one place. The existence of plants serves as a shelter when it rains, a shelter from predators, and a source of food for primates. Long-tailed macaques are found in the hills of Kebasen District, Banyumas Regency, which are natural habitats and a source of food. The existence of plants as food for long-tailed monkeys whose species are not yet known needs further research to add information about the plant species eaten by long-tailed macaques. This research was conducted using a survey method with a transect sampling technique. The results showed that there were 52 species of plant species that grew in the Kebasen hills from 37 families with a total of 310 individuals. the diversity index (H ') of tree level plants is 2.52 or moderate species diversity, saplings are 1.79 or moderate species diversity and seedlings are 2.66 or moderate species diversity. The plants used by the long-tailed macaques as food in the Kebasen hills were 15 species from 12 families. These plants include soursop (Annona muricata), pulai (Alstonia scholaris), areca nut (Areca catechu), berenuk (Crescentia cujete), ketapang (Terminalia catappa), keruing (Dipterocarpus verrucosus), ajan kelicung (Dyospyros macrophylla), angsana (Pterocarpus indicus), saga (Adenanthera pavonina), melinjo (Gnetum gnemon), waru (Hibiscus tiliaceus), ilat-ilatan (Ficus callosa), banyan (Ficus benjamina), keming (Ficus microcarpa), and kelat jambu (Syzygium grande). The parts eaten include leaves, young leaves, and fruit.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save