Home
Login.
Artikelilmiahs
32179
Update
IRDA ALIFAH
NIM
Judul Artikel
KEANEKARAGAMAN SPESIES TUMBUHAN INVASIF PADA HUTAN PASCAKEBAKARAN JALUR PENDAKIAN BAMBANGAN GUNUNG SLAMET
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gunung Slamet merupakan gunung berapi tertinggi di Jawa Tengah. Keberadaannya merupakan habitat flora dan fauna endemik Jawa. Peristiwa kebakaran hutan yang terjadi 2015 telah menghanguskan sekitar 15 ha hutan di Jalur Pendakian, Kabupaten Purbalingga. Kebakaran hutan diperkirakan dapat memunculkan tumbuhkan spesies invasif yang terintroduksi dari luar habitat baik secara alami maupun buatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman tumbuhan invasif di hutan pascakebakaran Jalur Pendakian Bambangan Gunung Slamet. Penelitian ini dilakukan di Jalur Pendakian Bambangan Gunung Slamet dengan metode survey. Pengambilan data dilakukan dengan teknik petak kuadrat. Keanekaragaman tumbuhan invasif dianalisis menggunakan Indeks Keanekaragaman Shannon-Wiener, Indeks Kesamaan jenis, dan Indeks Kemerataan menggunakan Ms. Excel. Dua spesies pohon yang berasal dari dua famili Araliaceae dan Fabaceae ditemukan. Pada kategori pancang, tiga spesies tumbuhan yang berasal dari famili Asteraceae, Araliaceae, dan Fabaceae ditemukan. Sementara itu pada kategori tumbuhan bawah dan semai, 14 spesies tumbuhan yang berasal dari 11 famili yang antara lain Asteraceae, Boraginaceae, Cyperaceae, Denstaetiaceae, Fabaceae, Lamiaceae, Meliaceae, Plantafinaceae, Ranunculaceae, Solanaceae, dan Urticaceae ditemukan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mount Slamet is the highest volcano in Central Java, which is a habitat for flora and fauna endemic to Java Island. The forest fire incident that occurred in 2015 burned approximately 15 ha of forest on the Bambangan Hiking Track, Purbalingga Regency. Forest fires are thought to bring invasive plant species introduced from outside the habitat, both naturally and artificially. This study aims to determine the diversity of plants in the post-fire forest of the Mount Slamet Bambangan Hiking Track. Data collection was carried out on 2-3 October 2020 using a random square plot sampling technique. Plant diversity was analyzed using the Shannon-Wiener Diversity Index, Species Similarity Index, and Equality Index using Ms. Excel. The results obtained included two species of tree categories from the Araliaceae and Fabaceae families, three species of saplings from the Asteraceae, Araliaceae, and Fabaceae families, and 14 species of undergrowth plant and seedling categories from 11 families that are Asteraceae, Boraginaceae, Cyperaceae, Dennstaedtiaceae , Fabaceae, Lamiaceae, Meliaceae, Plantafinaceae, Ranunculaceae, Solanaceae, and Urticaceae.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save