Home
Login.
Artikelilmiahs
32154
Update
NOVIANI ANDESTA ILEVA
NIM
Judul Artikel
MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSI PADA TINGKAT PENDIDIKAN DASAR (Studi Kasus pada SD Negeri 5 Arcawinangun Kecamatan Purwokerto Timur Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penerapan Manajamen Berbasis sekolah sebagai acuan untuk pengelolaan sekolah juga diterapkan pada sekolah penyelenggara inklusi, termasuk SD Negeri 5 Arcawinangun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan pelaksanaan manajemen pendidikan inklusi di Kabupaten Banyumas, khususnya di SD Negeri 5 Arcawinangun. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan manajemen pendidikan inklusi di SD Negeri 5 Arcawinangun telah berjalan dengan baik dan sesuai dengan peraturan yang berlaku. SD Negeri 5 Arcawinangun telah memodifikasi komponen kurikulum dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Dalam pelaksanaanya apabila dikaitkan dengan perspektif MBS telah cukup baik serta patuh dengan peraturan yang berlaku terkait pelaksanaan manajemen pendidikan inklusi yaitu sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003; Permendiknas Nomor 70 Tahun 2009 terdiri dari 15 pasal; Surat Keputusan Bupati Kabupaten Banyumas Nomor 421/ 149/ 2011, serta Keputusan Kepala Dinas (Protap Inklusi) terkait inklusi. Penerimaan siswa baru juga telah disesuaikan dengan keadaan anak berkebutuhan khusus dan telah menyediakan guru pendamping khusus di sekolah untuk membantu menangani anak berkebutuhan khusus, dilengkapi fasilitas pembelajaran yang menunjang berjalannya pembelajaran di dalam kelas. Ada pula dukungan penuh dari masyarakat terhadap program-program yang dilaksanakan di sekolah, termasuk pelaksanaan sekolah inklusi di SDN 5 Arcawinangun.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The implementation of school-based management as a reference for school management is also applied to inclusive schools, including SD Negeri 5 Arcawinangun. The research aims to identify and describe the implementation of inclusive education management in Banyumas Regency, especially in SDN 5 Arcawinangun. The method used purposive sampling technique and snowball sampling, also collecting data with interviews, observation, and documentation. The data analysis method was interactive analysis. The results of this study indicate that the implementation of inclusive education management in the level of case study elementary education at SD Negeri 5 Arcawinangun has gone well and is in accordance with applicable regulations. Its implementation is quite good related to the MBS perspective and comply with the regulations about inclusive education management, following Law No. 20 of 2003; Permendiknas No. 70 of 2009 consists of 15 articles; Decree of the Regent of Banyumas Regency No. 421/149/2011, also the Decree of Head of the Office (Protap Inclusion) related to inclusion. The implementation of new student admissions adapt to the conditions of children with special needs because of the availability of special assistant teachers in schools to handle children with special needs and the availability of facilities for learning in the classroom. There is also full support from the community to conduct the programs at school, including the implementation of inclusive schools at SDN 5 Arcawinangun.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save