Home
Login.
Artikelilmiahs
31831
Update
FAJAR NUR SA'ADAH
NIM
Judul Artikel
Identifikasi Sesar Menggunakan Transformasi Pseudogravitasi pada Data Anomali Medan Magnetik di Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Survei magnetik dilakukan di Desa Pekuncen Kecamatan Jatilawang Kabupaten Banyumas. Akuisisi data magnetik dilakukan terhadap 131 titik menggunakan satu set peralatan Proton Precession Magnetometer (PPM). Pengolahan data yang dilakukan meliputi koreksi harian, koreksi IGRF, reduksi bidang datar dan kontinuasi ke atas. Penerapan transformasi pseudogravitasi dilakukan terhadap data anomali magnetik untuk memperjelas sumber anomali magnetik yang mejadi target penelitian. Pada anomali medan magnet lokal dibuat dua sayatan AA’ dan BB’ untuk mengidentifikasi kemungkinan keberdaan sesar dibawah permukaan, selain itu digunakan peta kontur anomali pseudogravitasi untuk membantu menentukan keberadaan sesar. Berdasarkan hasil pemodelan pada sayatan AA’ ditemukan keberadaan sesar pada lapisan batuan sedimen dan lapisan batuan basaltik dan pada sayatan BB’ sesar ditemukan pada lapisan batuan basaltik. Kedua sesar tersebut berada hingga kedalaman maksimum pemodelan yaitu 500 m.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The magnetic survey was conducted in Pekuncen Village, Jatilawang District, Banyumas Regency. Magnetic data acquisition was carried out on 131 points using a set of Proton Precession Magnetometer (PPM) equipment. The data processing includes daily corrections, IGRF corrections, flat plane reduction and upward continuation. The application of pseudogravity transformation is carried out on magnetic anomaly data to clarify the source of magnetic anomalies which are the research targets. In the local magnetic field anomaly, two AA 'and BB' incisions were made to identify possible subsurface faults. In addition, a pseudogravity anomaly contour map was used to help determine the presence of faults. Based on the modeling results on the AA 'section, faults were found in the sedimentary rock layer and basaltic rock layer and the BB' section the faults were found in the basaltic rock layers. The two faults are located up to the maximum modeling depth of 500 m.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save