Home
Login.
Artikelilmiahs
31672
Update
RIZQI ADIL HARAHAP
NIM
Judul Artikel
PEMBATALAN PERKAWINAN KARENA PAKSAAN DAN ANCAMAN (Tinjauan Yuridis Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Tanjung Karang Nomor 0174/Pdt.G/2020/PA.Tnk)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Perkawinan merupakan sesuatu yang dianggap sakral dalam kehidupan, dimana perkawinan tersebut bertujuan untuk membina rumah tangga yang baik guna menjalankan ibadah agama. Perkawinan hanya bisa berjalan dengan baik apabila dilandaskan dengan rasa sayang dan saling mencintai antara kedua belah pihak, apabila tidak dilandaskan dengan hal tersebut maka perkawinan akan berjalan tidak semestinya seperti yang terjadi dalam Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Tanjung Karang Nomor 0174/Pdt.G/2020/PA.Tnk tentang pembatalan perkawinan karena adanya paksaan dan ancaman. Permasalahan dalam penelitian ini yaitu bagaimana pertimbangan hukum hakim dalam mengabulkan pembatalan perkawinan karena paksaan dan ancaman pada Putusan Pengadilan Agama Kabupaten Tanjung Karang Nomor 0174/Pdt.G/2020/PA.Tnk. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan spesifikasi penelitian preskriptif analisis, dan menggunakan metode analisis data normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pertimbangan hukum hakim dalam memutus perkara tersebut hanya berdasarkan pada Pasal 70, Pasal 71, Pasal 72 Kompilasi Hukum Islam, dan Pasal 149 Ayat (1) Rbg. Menurut peneliti hendaknya hakim menambahkan Pasal 6 Ayat (1), dan Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Marriage is considered sacred in life, where it aims to build a good household in order to carry out religious worship. Marriage can only go well if it is based on affection and love between the two parties, if it is not based on it then the marriage will run unduely as happened in the Decision of the Tanjung Karang Regency Religious Court No. 0174/Pdt.G/2020/PA. Tnk about annulment of marriage due to coercion and threats. The problem in this research is how the judge's legal consideration in granting the annulment of marriage due to coercion and threats in the Decision of the Tanjung Karang Regency Religious Court No. 0174/Pdt.G/2020/PA.Tnk. This research uses normative juridical approach methods and prescriptive research specifications of analysis, and uses qualitative normative data analysis methods. Based on the results of the study, it can be concluded that the legal consideration of judges in deciding the case is based only on Article 70, Article 71, Article 72 compilation of Islamic Law, and Article 149 Paragraph (1) Rbg. According to researchers should the judge add Article 6 Paragraph (1), and Article 27 Paragraph (1) of Law Number 1 Year 1974 on Marriage.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save