Home
Login.
Artikelilmiahs
31665
Update
NOFIA WIJHATUL DWI MAULA
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK PENYALAHGUNA NARKOBA DI KABUPATEN BANYUMAS BERDASARKAN DATA PENCAPAIAN REHABILITASI TAHUN 2018 DAN 2019
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah yang dihadapi oleh semua negara di dunia termasuk Indonesia. Kasus penyalahgunaan narkoba di Indonesia semakin sering terjadi. Jawa Tengah menjadi salah satu provinsi yang masuk dalam 10 besar wilayah dengan pengungkapan kasus narkoba terbesar pada tahun 2018 dan Banyumas merupakan Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah yang menduduki peringkat ketiga dengan penyalahguna narkoba terbanyak se-Jawa Tengah pada tahun 2017 dan 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik penyalahguna narkoba di Kabupaten Banyumas berdasarkan sosiodemografi yang meliputi: usia, jenis kelamin, status pendidikan, dan lingkungan tempat tinggal. Penelitian ini menggunakan metode analisis data sekunder dengan metode analisis data berupa kuantitatif deskriptif. Penyajian data menggunakan tabel distribusi frekuensi, sedangkan alat uji statistik menggunakan modus. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa penyalahguna narkoba di Kabupaten Banyumas berdasarkan usia didominasi oleh remaja. Kemudian, penyalahguna narkoba berdasarkan jenis kelamin didominasi oleh laki-laki. Selanjutnya, penyalahguna narkoba berdasarkan status pendidikan didominasi oleh siswa yang berada pada jenjang pendidikan dasar yaitu SD dan SMP. Terakhir, penyalahguna berdasarkan lingkungan tempat tinggal didominasi oleh masyarakat perkotaan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Drug abuse is a problem faced by all countries in the world including Indonesia. Cases of drug abuse in Indonesia are increasingly common. Central Java is one of the provinces that was included in the top 10 regions with the largest drug case disclosure in 2018 and Banyumas is a regency in Central Java Province that ranked third with the most drug abusers in 2017 and 2018. This thesis desribes the characteristic of drug abuser in Banyumas Regency based on sociodemography which includes: age, gender, educational status, and residential environment. This research uses secondary data analysis method with data analysis method in the form of descriptive quantitative. Data presentation uses frequency distribution tables, while statistical test tool use mode. The result showed that drug abusers in Banyumas regency based on aged were dominated by teenagers. Then, drug abusers based on gender were dominated by men. Furthermore, drug abusers based on educational status are dominated by elementary school and junior high school students. Lastly, drug abusers based on residential environments are dominated by urban communities.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save