Home
Login.
Artikelilmiahs
31655
Update
MELINA DWI RESTIANI
NIM
Judul Artikel
Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kepatuhan Remaja dalam Melaksanakan Protokol Pencegahan Covid-19 dengan Pendekatan Health Belief Model di Ketapang, Kalimantan Barat
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Penyakit Covid-19 merupakan penyakit menular baru yang telah menjadi pandemi di seluruh dunia. Pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19 masih menjadi upaya utama untuk mencegah penularan penyakit Covid-19. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan tingkat kepatuhan remaja dalam melaksanakan protokol pencegahan Covid-19 dengan pendekatan health belief model. Metodologi: Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswi SMPN 06 Satap Kendawangan. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 94 responden. Pengambilan data menggunakan instrumen berupa kuisioner. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden memiliki persepsi kerentanan rendah (48,9%), persepsi keseriusan tinggi (69,1%), persepsi manfaat tinggi (52,1%), persepsi hambatan sedang (68,1%), isyarat untuk bertindak sedang (60,6%), efikasi diri sedang (73,4%) dan tingkat kepatuhan pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19 kategori cukup (69,1%). Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara persepsi kerentanan, persepsi hambatan dan efikasi diri terhadap pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19 pada remaja dengan nilai p (p=0,014; p=0,037; p=0,019). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi kerentanan, persepsi hambatan dan efikasi diri terhadap kepatuhan pelaksanaan protokol pencegahan Covid-19 pada remaja.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Covid-19 is a new infectious disease that has caused a pandemic in the world. The application of the Covid-19 prevention protocol is still the main effort to prevent the transmission of the Covid-19 disease. This study aims to determine the factors that influence adolescent adherence levels in implementing the Covid-19 prevention protocol using a health belief model approach. Method: This study used a cross sectional analytic study design. The population in this study were students of SMPN 06 Satap Kendawangan. This study used a total sampling technique with 94 respondents. The data was collected through a questionnaire. Result: The results showed that most respondents had low perceived susceptibility (48.9%), high perceived severity (69.1%), high perceived benefits (52.1%), moderate perceived barriers (68.1%), moderate cues to action (60.6%), moderate self-efficacy (73.4%) and moderate adherence in implementing the Covid-19 prevention protocol (69.1%). The results also showed that there was a significant correlation between perceived suscepbility, perceived barriers and self-efficacy on the implementation of the Covid-19 prevention protocol in adolescents with p value (p=0.014; p=0.037; p=0.019). Conclusion : There is a significant correlation between perceived susceptibility, perceived barriers and self-efficacy to adherence the implementation of the Covid-19 prevention protocol in adolescents.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save