Home
Login.
Artikelilmiahs
31590
Update
REZA HERDIANA MAULIDA
NIM
Judul Artikel
ANALYSIS OF SALT FARMING PROFIT IN RAWAURIP VILLAGE PANGENAN SUB-DISTRICT CIREBON REGENCY
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Desa Rawaurip adalah daerah pesisir laut yang mayoritas mata pencaharian masyarakatnya adalah di bidang pertanian, salah satunya bertambak garam. Garam merupakan salah satu sumberdaya perikanan non hayati yang memiliki prospek bisnis yang cukup bagus, karena garam merupakan kebutuhan yang sangat penting seperti sebagai bahan pangan, bahan kimia, dan sumber pendapatan rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi ekonomi usaha tani garam dan kontribusi usaha tani garam terhadap pendapatan rumah tangga. Populasi dalam penelitian ini adalah 100 petani garam di Desa Rawaurip Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon. Berdasarkan rumus Taro Yamane, diambil 50 responden sebagai sampel yang dipilih dengan simple random sampling. Pengacakan dilakukan dengan menu randbetween di Microsoft Excel. Hasil penelitian dan analisis data dengan uji one sample t test menunjukkan bahwa: (1) usahatani garam di Desa Rawaurip menguntungkan karena rata-rata R/C ≥ 1, (2) usahatani garam di Desa Rawaurip hanya memberikan kontribusi < 50% untuk pendapatan rumah tangga. Implikasi dari kesimpulan di atas adalah mengingat usaha tani garam adalah bersifat musiman, untuk meningkatkan produktivitas dan pendapatan, petani garam di desa Rawaurip harusnya bisa lebih kreatif untuk menanggulangi masalah dalam bertambak garam. Misalnya dengan menggunakan teknologi yang lebih modern atau bertambak udang dan ikan saat tambak tidak bisa digarap untuk usahatani garam.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Rawaurip Village is a coastal area where the majority of the people's livelihood is in the agricultural sector, one of which is salt farming. Salt is one of the non-biological fisheries resources that has a pretty good business prospect, because salt is a very important as a food ingredient, chemicals, and a source of household income. This study aims to analyze the economic efficiency of salt farming and the contribution of salt farming to household income. The population in this study were 100 salt farmers in Rawaurip Village, Pangenan District, Cirebon Regency. Based on the Taro Yamane formula, 50 respondents were used as the sample who were selected with simple random sampling. Randomization was done with the randbetween menu in Microsoft Excel. The results of the research and data analysis using the one sample t test show that: 1) salt farming in Rawaurip Village is profitable because the average R/C is ≥ 1, and 2) salt farming in Rawaurip Village only contributes < 50% to household income. The implication of the conclusion above is that considering salt farming is a seasonal, in order to increase productivity and income, salt farmers in Rawaurip village should be more creative in overcoming problems in salt farming, for example by using more modern technology or farming for shrimp and fish when the pond cannot be cultivated for salt farming.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save