Home
Login.
Artikelilmiahs
31553
Update
SALMA SAPHIRA RIZKIA PUTRI
NIM
Judul Artikel
Kajian Psikoanalisis Melalui Tokoh Utama Film Love Letter Karya Shunji Iwai
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji tentang aspek psikologi dan mekanisme pertahanan diri dalam film Love Letter pada tokoh utama Watanabe Hiroko. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui pendekatan psikoanalisis dan teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak catat. Penggunaan teori psikoanalisis Sigmund Freud dimaksudkan untuk meneliti aspek psikologis dan mekanisme pertahanan tokoh utama Watanabe Hiroko. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat 16 data tentang aspek psikologi, dan 12 data tentang aspek mekanisme pertahanan diri pada tokoh Watanabe Hiroko. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa Watanabe Hiroko yang selama 2 tahun tidak dapat menerima kenyataan bahwa Fujii-kun telah meninggal dunia, namun pada akhirnya Watanabe Hiroko memahami keadaan itu karena terdapat Superego yang mengendalikan Id dan Ego. Dengan kata lain, Superego tersebut menjadi impuls terhadap mekanisme pertahanan agar dapat melanjutkan hidup Watanabe Hiroko tanpa kekasih yang telah tiada.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research studies of psychology aspect and the self-defense mechanism of the main character, Watanabe Hiroko from the movie, Love Letter. This type of research is qualitative descriptive through a psychoanalytic approach and data collection techniques using note and taking techniques. The use of Sigmund Freud’s psychoanalytic theory is intended to examine the psychological aspects and defense mechanisms of the main character Watanabe Hiroko. The results of this research indicate that are 16 data on psychology aspect, and 12 data about aspects of self defense mechanisms in the character Watanabe Hiroko. The conclusion of this research is that Watanabe Hiroko for 2 years can not accept the fact that Fujii-kun has passed away, but in the end Watanabe Hiroko understands the situation because there is a Superego controlling her Id and Ego. In other words, the Superego becomes an impulse to the defense mechanism in order to continue Watanabe Hiroko’s life without a lover who has passed away.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save