Home
Login.
Artikelilmiahs
31550
Update
HERU SETIYANTO
NIM
Judul Artikel
MANAJEMEN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) (STUDI KASUS BUMDES DI DESA KRETEK KECAMATAN ROWOKELE KABUPATEN KEBUMEN)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pembangunan desa dapat ditingkatkan melalui pengembangan potensi perekonomian desa dan menjadi wadah bersama masyarakat perdesaan dalam membangun diri dan lingkungannya secara mandiri dan partisipatif. Masyarakat desa memiliki hak yang sama untuk ikut tumbuh dan berkembang dalam membangun tatanan kehidupan dan kesejahteraan secara merata. Salah satu pendekatan baru yang diharapkan mampu menjadi penggerak pembangunan dan roda perekonomian desa adalah melalui pendirian kelembagaan ekonomi masyarakat desa yang disebut dengan istilah Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai salah satu program andalan dalam meningkatkan kemandirian perekonomian desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan secara mendalam Manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) di Desa Kretek Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen. Penelitian ini menggunakan teori manajemen. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah model analisis interaktif. Adapun lokasi penelitian ini dilakukan di Desa Kretek Kecamatan Rowokele Kabupaten Kebumen. Hasil penelitian ini dilihat dari aspek manajemen, pertama untuk aspek perencanaan BUMDes di Desa Kretek sudah dibuat dengan baik mulai dari pembentukan BUMDes dan rencana bisnis/bisnis plan dengan pendekatan partisipatif dan berkelanjutan. Kedua, dari aspek pengorganisasian sudah dibentuk struktur organisasi dan sudah dijalankan sesuai tugas dan tanggungjawab dari masing-masing unit usaha. Ketiga, aspek staffing dan penyiapan sumberdaya anggota BUMDes saat ini disesuaikan dengan keahlian dimana saat ini sudah berusaha menepatkan para pengurus BUMDes yang memiliki kualifikasi. Keempat, aspek kordinasi dan komunikasi dilakukan secara vertikal dan horizontal dan penilaian kinerja secara internal dan eksternal. Kelima, pengawasan BUMDes dilakukan oleh pemerintah desa dan internal pengurus BUMDes. Sedangkan untuk aspek penganggaran saat ini pendanaan BUMDes sebagaian besar bersumber dari penyertaan modal dari pemerintah desa, adanya bantuan keuangan dari pemerintah kabupaten dan pengelolaan aset yang diberikan dari pemerintah desa untuk di kelola oleh BUMDes.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research is entitled Management of Village-Owned Enterprises (Bumdes) (Case Study of Bumdes in Kretek Village, Rowokele District, Kebumen Regency). Village development can be increased through developing the potential of the village economy and becoming a forum for rural communities to develop themselves and their environment independently and in a participatory manner. Village communities have the same rights to participate in growing and developing in building an order of life and welfare equally. One of the new approaches that are expected to be able to drive development and the wheels of the village economy is through the establishment of village community economic institutions known as Village-Owned Enterprises (BUMDes) as one of the mainstay programs in increasing rural economic independence. This study aims to analyze and describe in depth the management of village-owned enterprises (Bumdes) in Kretek Village, Rowokele District, Kebumen Regency. The results of this study are seen from the management aspect. First, the planning aspects of BUMDes in Kretek Village have been well made, starting from the formation of BUMDes and business plans with a participatory and sustainable approach. duties and responsibilities of each business unit. Third, the aspect of staffing and preparing the resources of BUMDes members is currently adjusted to the expertise which is currently trying to match the BUMDes administrators who have the qualifications. Fourth, aspects of coordination and communication are carried out vertically and horizontally and internal and external performance appraisals. Fifth, the supervision of BUMDes is carried out by the village government and internal BUMDes administrators. As for the budgeting aspect, currently BUMDes funding comes mostly from capital participation from the village government, financial assistance from the district government and asset management provided from the village government to be managed by BUMDes.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save