Home
Login.
Artikelilmiahs
31523
Update
ROBERT ZETH HARDIANS MALAIKOSA
NIM
Judul Artikel
PEMBUATAN ARANG DAN ASAP CAIR DARI CANGKANG KEMIRI MENGGUNAKAN METODA PIROLISIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kemiri memiliki banyak manfaat, antara lain digunakan sebagai bumbu dapur dan bahan baku untuk menghasilkan beberapa produk industri dan tempurung kemiri sampai saat ini hanya sebagain kecil yang telah digunakan secara langsung sebagai bahan bakar atau sebagai bahan baku pembuatan arang dan asap cair Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui lamanya proses pengarangan, mengetahui massa/volume asap cair yang diproduksi, serta mengetahui proses karbonasi pembuatan arang yang dihasilkan dalam hal massa danrendemen. Dengan variabel penelitian adalah kadar air bahan, suhu pembakaran,volume asap cair dan arang yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan dengan metode ekperimental menggunakan Rancangan acak lengkap dengan uji nilai F, data disajikan dalam bentuk grafik. Berdasarkan hasil penelitian dengan suhu pembakaran antara 250°C – 350°C dengan perlakuan lama pembakaran 2- 4 jam diperoleh hasil yaitu pada pembakaran 2 jam diperoleh rata-ratarendemen arang 76 ,54 % dan rendemen asap cair 7,16 %,pada pembakaran 3 jam di peroleh rata-rata rendemen arang 63 %,02 % dan rendemen asap cair 13 %,serta pada pembakaran 4 jam diperoleh rata-ratarendemen arang 61,22 % danrendemen asap cair 16,15%. Hasil perlakuan terbaik pada proses pengarangan untuk memperoleh arang adalah pada perlakuan lama pembakaran 2 jam memperoleh nilai rata-rata 76,54% dengan nilai asap cair 7,16% dan untuk memperoleh asap cair terbaik adalah pada lama pembakaran 4 jam dengan rata-rata 16,15% dengan nilai arang 61,22%
Abtrak (Bhs. Inggris)
Candlenut has many benefits, including being used as a kitchen spice and raw material to produce several industrial products and only a small portion of candlenut shell has been used directly as fuel or as raw material for making charcoal and liquid smoke. The purpose of this research is alarm, alarm, and alarm, alarm and alarm alarm. With the research variables are air content, combustion temperature, volume of liquid smoke and charcoal produced. This research was conducted by experimental method using completely randomized design with F value test, the data is presented in graphical form. Based on the results of the study with a combustion temperature between 250 ° C - 350 ° C with a 2- 4 hour combustion time treatment, the results obtained based on the 2 hour combustion system obtained an average yield of 76, 54% charcoal and 7.16% yield of liquid smoke, In the 3-hour combustion system, the yield of charcoal was 63%, 02% and the yield of liquid smoke was 13%, and in the 4-hour system, the average yield of charcoal was 61.22% and the yield of liquid as soon as was 16.15%. The best treatment results in the charcoal process to obtain charcoal is the 2 hour burning time treatment obtained an average value of 76.54% with a liquid smoke value of 7.16% and to obtain the best liquid smoke is the combustion system duration of 4 hours with an average 16, 15% with a char value of 61.22%
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save