Home
Login.
Artikelilmiahs
31457
Update
ANNISA AYUBEKTI
NIM
Judul Artikel
KOMUNITAS TUMBUHAN DAN INDEKS BIODIVERSITAS FOSIL POLEN-SPORA DARI BATUAN SEDIMEN DAERAH LAKBOK, KABUPATEN CIAMIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Bukti-bukti palinologi berupa polen dan spora tumbuhan, baik yang ada sekarang maupun yang telah mati dan terendapkan dalam sedimen berupa fosil dapat digunakan sebagai sumber data dan bahan untuk merekonstruksi vegetasi maupun bentang alam suatu daerah. Bukti dan data palinologi berupa fosil polen dapat menjadi salah satu alternatif metode serta cara untuk mengungkap biodiversitas flora pada masa lampau. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati diversitas fosil polen dan spora dengan menghitung nilai indeks biodiversitasnya serta membandingkan indeks biodiversitasnya untuk mencari korelasi indeks tersebut dengan komunitas fosil tumbuhan. Penelitian ini mencakup dua tahap penelitian yaitu preparasi sampel dan analisis keragaman fosil polen dengan berbagai indeks. Preparasi sampel dilakukan dengan metode Moore & Webb yang telah dimodifikasi oleh Setijadi, sampel yang digunakan merupakan sampel yang diambil dari batuan sedimen daerah Lakbok, Jawa Barat. Parameter yang diamati adalah ciri polen dalam hal ukuran, bentuk, ornamentasi dan aperture. Total 1156 pollen teramati, ditemukan 30 spesies.Indeks Shannon-Wiener pada seluruh sampel berkisar dari 1,79 – 2,67, Indeks Simpson yang berkisar pada nilai 3,63 – 10,51, Indeks Margalef pada seluruh sampel penelitian ini memiliki rentang nilai 3,14 – 5,00, Berbeda dengan Indeks Menhinick, yang memiliki kekayaan spesies dengan rentang nilai 1,46 – 2,83, Indeks Berger-Parker memiliki rentang nilai 0,20 – 0,49, sedangkan Indeks Dominance memiliki rentang nilai 0,09 – 0,27. Berdasarkan nilai canonical, dan nilai eigen. Indeks Shannon-Wiener, Simpson, Rarefaction, dan Margalef merupakan indeks yang memiliki kesesuaian dan korelasi secara holistik terhadap data mikrofosil teramati.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Microfossils including pollen preserved in the sediment layer provide opportunities to reconstruct the paleoenvironment of the landscape. Palynological record collected could be interpreted to reveal biodiversity and evolutionary histories in the past time. This research was conducted into 2 phases, including sample preparation and pollen diversity analysis. The purpose of this study was to determine the diversity of the plant fossil by using ecological index to see the correlation of the index with the plant fossil community. The sediment sample of Lakbok, West Java was prepared and extracted following the main instruction by Moore & Webb which was modified by Setijadi. The pollen was counted, quantitatively described according to its morphology, and analyzed using diversity, richness, also evenness indices. These indices including Shannon-Wiener, Simpson, Margalef, Evenness, also Equitability index. In a total of 1156 pollen counts, 30 species were recovered. Shannon-Wiener index ranged from 1,79 – 2,67, with minimum diversity found in sample 8, and maximum diversity in sample 11 while Simpson Diversity Index ranged from 3,63 – 10,51 with minimum diversity found in sample 7, and maximum diversity in sample 6. Species Richness Indices, including Margalef and Menhinick Index, also revealed a different result. Margalef index ranged from 3,14 – 5,00, with minimum species richness in sample 2 and maximum species richness in sample 5 while Menhinick Index ranged from 1,46 – 2,83 with minimum species richness in sample 8 and maximum species richness in sample 11. Both of Evenness and Equitability Index revealed the same result where sample 8 has a minimum evenness and sample 6 has a maximum evenness.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save