Home
Login.
Artikelilmiahs
31229
Update
SERINA WIDYASTUTI
NIM
Judul Artikel
Hubungan Kecemasan dengan Pengendalian Glukosa Darah Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Kecamatan Sumbang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar belakang : Prevalensi diabetes di dunia pada tahun 2019 mencapai 351,7 juta dan Indonesia menempati peringkat 7 dengan jumlah penderita diabetes sebanyak 10,7 juta yang diperkirakan akan meningkat hingga 16 juta pada tahun 2040. Tingginya angka kejadian serta bahayanya penyakit ini mengakibatkan timbulnya kecemasan yang dapat meningkatkan hormon glukokortikosteroid sehingga meningkatkan kadar gula darah. Pengendalian glukosa darah dengan metode pemeriksaan HbA1c merupakan parameter kadar glukosa darah dalam tiga bulan terakhir. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kecemasan dengan pengendalian Glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang Metode : Rancangan penelitian menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini merupakan pasien penderita Diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang dengan metode pengambilan sampel berupa rumus analisis kategori tidak berpasangan dengan besar sampel 49 responden. Kecemasan diukur menggunakan kuesioner Depression Anxiety and Stress Scale (DASS) dan pengukuran HbA1c dilakukan dengan metode Immunoassay dengan pengambilan darah vena sebanyak 3 cc. Hasil : Hasil penelitian dengan uji fisher menunjukkan nilai p=0,602(p>0,05) maka tidak berhubungan dengan kecemasan (65,3%) tidak cemas (34,7%) serta kadar HbA1c terkontrol (8,2%) dan tidak terkontrol (91,8%) Kesimpulan : Kecemasan tidak beruhubungan dengan pengendalian glukosa darah pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Kecamatan Sumbang.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: The prevalence of diabetes in the world has reached 351.7 million in 2019 and Indonesia is at 7th rank with 10.7 million number of diabetes sufferers which may increase to 16 million in 2040. The high incidence and danger of this disease maycause anxiety that affects to increase glucocorticosteroid hormone and it ends to the high glucose level in blood. Blood glucose control using HbA1c method is a parameter of blood glucose level in the last three months. Objectiv::To determine the relationship between anxiety and glucose control patients in type 2 diabetes mellitusin Sumbang District. Methods: This research design is cross sectional approach. The population in this study were patients with type 2 diabetes mellitus in Sumbang district with the sampling method in the form of unpaired categorical formulations and applied to 49 respondences. Anxiety was measured using the Depression Anxiety Stress Scale (DASS) and HbA1c was measured by the Immunoassay method with 3 cc of venous blood sampling. Results: The results of the study with Fisher's test showed p value=0.602 (p>0.05)was not related with Anxiety (65,3%), without anxiety (34,7%), and controlled (8.2%) and uncontrolled HbA1c levels (91.8%). Conclusion: Anxiety is not related to blood glucose control in patients with type 2 diabetes mellitus in Sumbang District.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save