Home
Login.
Artikelilmiahs
31190
Update
MUHAMMAD DANDY INDIRWANSYAH
NIM
Judul Artikel
EKSISTENSI KAMPUNG ADAT DI TENGAH ERA GLOBALISASI (Studi Kasus pada Masyarakat Kampung Adat Kuta di Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang eksistensi Kampung Adat Kuta di Era Globalisasi dan peranan Kampung Adat Kuta sebagai penanda identitas budaya masyarakat Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis di era globalisasi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, informan dipilih dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data penelitian dengan menggunakan wawancara mendalam, observasi non partisipatif, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Kampung Adat Kuta merupakan komunitas adat yang masih memilki budaya nenek moyang yang masih terjaga sampai saat ini, masyarakat Kampung Kuta mampu bertahan di tengah perkembangan zaman modern yang semakin maju, melalui upayanya menyaring pengaruh modern tersebut, sehingga dapat memilih mana hasil modernisasi yang tepat untuk diterima dan yang dapat dihindari. Kampung Adat sebagai penanda identitas budaya dilihat dari tiga aspek utama yaitu rumah adat, ritual dan tradisi. Kata kunci : Kampung Adat Kuta, Eksistensi, Globaliasasi
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This study aims to describe the existence of the Kampung Adat Kuta in the Globalization Era and the role of the Kampung Adat Kuta as a marker of the cultural identity of the Karangpaningal Village community in the globalization era. The research design is descriptive qualitative, with the help of informants, and using purposive sampling method. The research data collection method used in-depth interviews, non-participatory observation, and documentation. The data analysis technique used in this research is interactive analysis. The result of the study showed that the people of Kampung Adat Kuta as an indigenous community that still have their ancestral culture that is still preserved until now, the people of Kampung Kuta are able to survive with the development of modern times that are increasingly advanced, with their efforts to filter out these modern influences, so that they can choose which modernization is right to accept and also modernization that can be avoided. Traditional villages as a marker of cultural identity are seen from three main aspects, namely traditional houses, rituals and traditions. Keywords: Kampung Adat Kuta, existency, globalization
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save