Home
Login.
Artikelilmiahs
31139
Update
FIMA RAHMATIKA CAHYA PUTRA
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN PEDAGANG WARUNG BURJO DI KECAMATAN PURWOKERTO UTARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengangguran di Indonesia pada tahun 2019 meningkat sebesar 0,72 persen atau sebesar 50 ribu orang menjadi 7,05 juta orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yaitu 7 juta orang. Meningkatnya pengangguran menunjukkan bahwa perkembangan sektor formal tidak mampu mengimbangi pertumbuhan angkatan kerja. Salah satu upaya mengurangi jumlah pengangguran dengan membuka lapangan usaha pada sektor informal. Usaha warung burjo merupakan salah satu kegiatan dalam sektor informal yang bergerak di bidang perdagangan. Kecamatan Purwokerto Utara merupakan pusat pendidikan yang menjadikan warung burjo banyak bermunculan di wilayah ini. Dari banyaknya warung burjo, terdapat perbedaan pendapatan antara pedagang warung burjo satu dengan yang lain. Perbedaan pendapatan ini tentu ada faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, jam kerja, lama usaha dan lokasi usaha terhadap pendapatan pedagang warung burjo dan untuk mengetahui variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan pedagang warung burjo di Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Jumlah sampel adalah 30 orang pedagang warung burjo yang berada di Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi berganda dan uji elastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan, jam kerja, lama usaha dan lokasi usaha berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan. Variabel yang paling berpengaruh terhadap pendapatan adalah variabel jam kerja. Implikasi dari penelitian ini adalah bahwa pedagang warung burjo harus dapat meningkatkan pendapatannya dengan cara menambahkan waktu jam kerja warung burjo agar dapat lebih produktif dan memilih lokasi yang strategis seperti dekat dengan pusat pendidikan yang ramai akan calon pembeli, sehingga warung burjo dapat dijangkau dengan mudah oleh para mahasiswa.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Unemployment in Indonesia in 2019 increased by 0.72 percent or 50 thousand people to 7.05 million people compared to the same period the previous year, which was 7 million people. Increasing unemployment indicates that formal sector development has been unable to keep pace with the growth in the workforce. One of the efforts to reduce the number of unemployed by doing business in the informal sector. The burjo stalls business is one of the activities in the informal trade sector. North Purwokerto Sub-district is an educational center which has made many burjo stalls popping up in this area. Of the many burjo stalls, there is a difference in income. There are factors that influence this income difference. The aim of this research is to analyse the effect of education level, working hours, length of business and business location on the income of burjo stalls traders and to determine the variable with the greatest influence the income of burjo stalls in North Purwokerto Sub-district, Banyumas Regency. The sample consists of 30 traders of burjo stalls in North Purwokerto Sub-district, Banyumas Regency. The analytical tools are the multiple regression analysis and elasticity tests. The results of the research show that education level, working hours, length of business and business location have a positive and significant effect on income. The variable which has the gretest influence on income is the working hours. The implication of this research is that the burjo stalls must be able to increase their income by increasing the working hours so that they can be more productive and choose a strategic location as near to a busy education center for potential buyers, so that the burjo stalls can be more accessible to students.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save