Home
Login.
Artikelilmiahs
31104
Update
SOLIKHUL AMIN
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISASI MOLEKULER IKAN GURAMI TAMBAGO DAN SAGO (Osphronemus goramy Lac.) DARI PAYAKUMBUH, SUMATRA BARAT BERDASARKAN MARKA RAPD
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Variasi dalam sistematika dapat dibedakan menjadi dua, yakni genetik dan non genetik. Variasi non genetik dapat berupa variasi umur, jenis kelamin, dan ukuran tubuh. Variasi genetik merupakan ukuran perbedaan materi genetik dalam suatu populasi. Variasi genetik dapat berupa polimorfisme gen, variasi haplotype dan variasi lokus. Ikan Gurami (Osphronemus gourami Lac.) memiliki banyak strain yang tersebar di Indonesia, diantaranya ada strain Tambago dan strain Sago. Karakter yang khas dari Gurami Sago ini adalah warna merahnya yang bersih tanpa adanya bintil atau campuran dengan warna hitam. Ikan Gurami Tambago memiliki pola yang khas pada sisik ventral dekat anal dengan warna seperti warna tembaga. Ikan Gurami strain Sago dan strain Tambago diduga memiliki perbedaan secara genetik karena variasi morfologi yang dimilikinya. Penelitian ini bertujuan untuk melihat polimorfisme genetik pada strain ikan Gurami Sago dan ikan Gurami Tambago dan mengetahui ada tidaknya perbedaan genetik pada spesies ikan Gurami strain Tambago dan ikan Gurami strain Sago. Analisis variasi genetik dilakukann terhadap tiga strain ikan Gurami, yakni strain Sago, Tambago dan Kalimantan menggunakan marka molekuler RAPD. Penelitian ini menggunakan empat primer, diantaranya OPA 07, OPA 11, OPA 20, dan OPAH 01. Analisis data dilakukan dengan AMOVA (Analysis of Molecular Variance) menggunakan perangkat lunak Arlequin ver. 3.5. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat polimorfisme DNA pada ikan Gurami dengan menggunakan marka RAPD yang terdiri dari OPA 7, OPA 11, OPA 20 dan OPAH 1. Keragaman genetik ikan Gurami strain Tambago dan Sago tergolong rendah dikarenakan sifat alaminya sebagai ikan air tawar yang memiliki kemampuan migrasi yang terbatas. Ikan Gurami strain Tambago dan Sago tidak menunukkan perbedaan genetik yang nyata.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Variations in systematics can be divided into two groups, namely genetic and non-genetic. Non-genetic variations include variations in age, sex, and body size. Genetic variation is a measure of the difference in genetic material of a population. Genetic variations can be gene polymorphisms, haplotype variations and locus variations. Gouramy fish (Osphronemus gourami Lac.) has many distributed strains in Indonesia, including the Tambago strain and the Sago strain. The distinctive character of Sago gouramy is its clean red colour without any nodules or a mixture of black. Tambago gouramy has a distinctive pattern on the ventral scales near the anal with a copper-like colour. Gouramy strains of Sago and Tambago are thought to have genetic differences due to their morphological variations. This study aimed to look at genetic polymorphisms in strains of Sago gouramy and Tambago gouramy and to determine whether there were genetic differences in the both strains. Genetic variation analysis was carried out on three strains of gouramy, namely Sago, Tambago and Kalimantan strains using RAPD molecular markers. This study used four primers, including OPA 07, OPA 11, OPA 20, and OPAH 01. Data analysis was performed using AMOVA (Analysis of Molecular Variance) with Arlequin ver software. 3.5. The results of this study indicated that there were DNA polymorphisms in gouramy using the RAPD markers consisting of OPA 7, OPA 11, OPA 20 and OPAH 1. Gouramy fish genetic diversity in Tambago and Sago strains is low due to its natural nature as freshwater fish that have limited migration capabilities. The Tambago and Sago strains of gouramy did not show any significant genetic differences.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save