Home
Login.
Artikelilmiahs
30984
Update
ANGGA ARDIANSYAH PRATAMA
NIM
Judul Artikel
KEBERHASILAN PROGRAM UPSUS PAJALE DI KECAMATAN KARANGLEWAS KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Peran pertanian merupakan dasar kelangsungan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan dan diharapkan mampu memberikan pemecahan permasalahan bagi Bangsa Indonesia. Program Upsus Pajale adalah strategi dan upaya yang dilakukan untuk peningkatan produksi dan tiga komoditas utama yaitu padi, jagung dan kedelai di daerah sentra produksi pangan di Indonesia. Kecamatan Karanglewas merupakan salah satu daerah yang melaksanakan Program Upsus Pajale pada tahun 2015 – 2017. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui pengaruh peran penyuluh, peran gapoktan dan peran pemerintah terhadap keberhasilan Program Upsus Pajale di Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas, dan 2) mengetahui tingkat perbedaan produksi tanaman padi, jagung dan kedelai setelah adanya penerapan Program Upsus Pajale di Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan melalui survey lapang dengan metode pengisian kuesioner dan wawancara terhadap responden di Desa Jipang, Singasari, Babakan dan Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas Kabupaten Banyumas. Penelitian dilaksanakan dari tanggal 9 Juli 2020 sampai 2 Agustus 2020. Metode pengambilan sampel menggunakan teknik pengambilan sampel acak sederhana (SimpleRandom Sampling). Analisis data yang digunakan oleh peneliti ialah menggunakan aplikasi SPSS, aplikasi tersebut digunakan untuk metode analisis regresi linier berganda. Variabel yang diamati ialah peran penyuluh, peran gapoktan, peran pemerintahan, dan keberhasilan program upsus pajale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran penyuluh, peran gapoktan dan peran pemerintah berpengaruh pada keberhasilan program Upsus Pajale pada produksi tanaman padi, jagung dan kedelai di Desa Jipang, Singasari, Babakan dan Pasir Kulon Kecamatan Karanglewas. Terdapat perbedaan hasil produksi padi, jagung dan kedelai setelah program upsus pajale.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The role of agriculture is the basis for the continuity of sustainable economic development and is expected to provide problem-solving for the Indonesian nation. Upsus Pajale program is a strategy and effort made to increase production and three main commodities, namely rice, maize, and soybeans in food production centers in Indonesia. Karanglewas sub-district is one of the areas that implemented the Pajale Upsus Program in 2015 – 2017. This study aims to 1) know the influence of the role of extension workers, the role of gapoktan, and the role of the government to the success of the Pajale Upsus Program in Karanglewas District Banyumas Regency, and 2) know the level of difference in rice, maize and soybean production after the implementation of the Pajale Upsus Program in Karanglewas District Banyumas Regency. The research was conducted through field surveys using questionnaires and interviews with respondents in Jipang Village, Singasari, Babakan, and Pasir Kulon, Karanglewas District, Banyumas Regency. The research was conducted from July 9, 2020, to August 2, 2020. Sampling method using a simple random sampling technique. Data analysis used by researchers is using the SPSS application, the application is used for multiple linear regression analysis methods. The variables observed are the role of extension workers, the role of gapoktan, the role of government, and the success of the program upsus pajale. The results showed that the role of extension workers, the role of gapoktan, and the role of the government influenced the success of the Pajale Upsus program on the production of rice, maize, and soybean crops in Jipang Village, Singasari, Babakan, and Pasir Kulon Karanglewas Subdistricts. There are differences in rice, corn, and soybean production after the upsus pajale program.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save