Home
Login.
Artikelilmiahs
30958
Update
IZAM ROSIDAN
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN ASLI DAERAH DAN KEMANDIRIAN KEUANGAN DAERAH DI BARLINGMASCAKEB 2009 – 2017
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendapatan per kapita, investasi, dan belanja modal terhadap pendapatan asli daerah di BARLINGMASCAKEB di Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dengan metode regresi data panel. Data cross section terdiri dari lima kabupaten/kota di Jawa Tengah dan time series sembilan tahun dari 2009-2017. Variabel independen yang digunakan adalah pendapatan per kapita, investasi, dan belanja modal. Variabel dependen adalah pendapatan asli daerah. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) pendapatan per kapita, investasi, dan belanja modal secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap pendapatan asli daerah di BARLINGMASCAKEB tahun 2009-2017. 2) pendapatan per kapita berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah. 3) investasi mempunyai hubungan positif tetapi tidak berpengaruh terhadap pendapatan asli daerah. 4) belanja modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan asli daerah. 5) kemandirian keuangan di Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap, dan Kebumen termasuk pola instruktif sedangkan Kabupaten Banyumas termasuk pola konsultatif. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu, 1) peningkatan pendapatan asli daerah dapat dicapai dengan beberapa cara, seperti memaksimalkan serapan anggaran untuk pengeluaran belanja modal. Pemerintah harus memastikan bahwa belanja modal dialokasikan dengan tepat untuk membangun sarana-prasarana serta infrastruktur untuk mendukung kelancaran aktivitas ekonomi. Semakin tinggi pendapatan per kapita maka semakin tinggi pula kemampuan untuk membayar (ability to pay) berbagai pungutan yang ditetapkan oleh pemerintah daerah yang digunakan untuk membiayai pengeluaran rutin dan pengeluaran pembangunan. Hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan daerah dan kemakmuran daerah. 2) peningkatan kemandirian keuangan daerah dapat dicapai dengan beberapa cara seperti melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah misalnya dengan melakukan intensifikasi dan ekstensifikasi pajak dan retribusi daerah dan mengoptimalkan penggunaan dana perimbangan seperti dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana bagi hasil untuk mendukung pengembangan perekonomian daerah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purpose of this research is to know the effect of income per capita, invesment, and capital expenditure on the local own revenue in BARLINGMASCAKEB in Central Java Province. This research is quantitative descriptive. The data used in this research is secondary data with panel data regression method. The cross section data consists of five cities in Central Java and a nine year time series from 2009- 2017. The independent variables used are income per capita, invesment, and capital expenditure. The dependent variable consists of local own revenue. The result of the research showed that: 1) income per capita, invesment, and capital expenditure has a significant effect on local own revenue in BARLINGMASCAKEB in 2009-2017. 2) income per capita has significant and positive effect to local own revenue. 3) investment has positive relation but has no effect on local own revenue. 4) capital expenditure has significan and positive effect to local own revenue. 5) local financial independence in Banjarnegara, Purbalingga, Cilacap, and Kebumen is an instructive pattern, while in Banyumas is a consultative pattern. The implications of the conclusions above, 1) increasing local own revenue can be achieved in several ways, such as maximizing budget absorption for capital expenditure. The government must ensure that capital expenditure are allocated appropriately to build infrastructure and to support the smooth running of economic activities. The higher of income per capita, increase the ability to pay various tax set by local government which is used to finance routine expenditure and development expenditure. This can increase local income and local walfare. 2) Increasing regional financial independence can be achieved in several ways, such as making various efforts to increase local revenue, for example by intensifying and extending regional taxes and levies and optimizing the use of balanced funds such as general allocation funds, special allocation funds, and profit sharing funds to support economic development.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save