Home
Login.
Artikelilmiahs
30804
Update
ALFRINA AMALIAH ALI
NIM
Judul Artikel
Korelasi Panjang Telapak Kaki Dan Tinggi Badan Pada Mahasiswa Suku Jawa Jurusan Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Dalam bidang kedokteran forensik, proses identifikasi jenazah sangat penting untuk dilakukan. Tinggi badan merupakan salah satu parameter antropologi penting untuk proses identifikasi. Proses identifikasi akan menjadi lebih sulit apabila korban ditemukan dalam keadaan tidak utuh. Diduga ukuran panjang telapak kaki dapat digunakan untuk memperkirakan tinggi badan. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi panjang telapak kaki dan tinggi badan pada mahasiswa suku Jawa jurusan Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional yang dilakukan di Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Jumlah sampel 84 orang, pengukuran dilakukan secara langsung dengan pita ukur dan microtoise. Data dianalisis menggunakan metode korelasi Pearson. Hasil: Tidak terdapat korelasi antara panjang telapak kaki kanan dengan tinggi badan (p = 0,514), tetapi terdapat korelasi antara panjang telapak kaki kiri dengan tinggi badan (p < 0,001; r = 0,821). Pada subjek laki-laki, terdapat korelasi antara panjang telapak kaki kanan (p < 0,001; r = 0,772) dan panjang telapak kaki kiri (p < 0,001; r = 0,790) dengan tinggi badan. Pada subjek perempuan, tidak terdapat korelasi antara panjang telapak kaki kanan dengan tinggi badan (p = 0,492), tetapi terdapat korelasi antara panjang telapak kaki kiri dengan tinggi badan (p < 0,001; r = 0,665). Kesimpulan: Terdapat korelasi antara panjang telapak kaki kiri dengan tinggi badan Mahasiswa Suku Jawa Jurusan Kedokteran Universitas Jenderal Soedirman. Panjang telapak kaki kiri maupun kanan dapat digunakan untuk memprediksikan tinggi badan laki-laki, sedangkan hanya panjang telapak kaki kiri yang dapat digunakkan untuk memprediksikan tingi badan perempuan. Kata Kunci: tinggi badan; panjang telapak kaki; suku Jawa
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: In the forensic medicine, the process of identifying bodies is very important to do. Height is one of the important anthropological parameters for the identification process. The identification process will be more difficult if the victim is found incomplete. It is suspected that the length of the feet can be used to estimate height. Objective: To determine the correlation between foot length and height among Javanese students in the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University. Methods: Analytical observational study with cross sectional design conducted at the Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University. Samples used was 84 people. Measurements were made directly with a measuring tape and microtoise. Data were analyzed using Pearson correlation method. Results: There is no correlation between the length of the right foot and height (p = 0.514), but there is a correlation between the length of the left foot and height (p <0.001; r = 0.821). In male, there is a correlation between the length of the right foot (p <0.001; r = 0.772) and the length of the left foot (p <0.001; r = 0.790) with height. In female, there is no correlation between the length of the right foot and height (p = 0.492), but there is a correlation between the length of the left foot and height (p <0.001; r = 0.665). Conclusion: There is a correlation between the length of the left foot and the height of the Javanese Student, Faculty of Medicine, Jenderal Soedirman University. The length of the left and right foot can be used to predict a man's height, while only the length of the left foot can be used to predict a woman's height. Keywords: height; foot length; Javanese
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save